Vaksin Nusantara Tidak Dapat Dikomersialkan

SULSELSATU.com – Juru bicara (Jubir) Vaksinasi COVID-19 Kementrian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi M. Epid menanggapi pemberitaan terkait Vaksin Nusantara yang ramai dibicarakan.
Ia menyampaikan terkait vaksin Nusantara yang dapat diakses oleh masyarakat dalam bentuk pelayanan berbasis penelitian secara terbatas, pada Sabtu (29/8/2021).
“Masyarakat yang menginginkan vaksin Nusantara atas keinginan pribadi nantinya akan diberikan penjelasan terkait manfaat hingga efek sampingnya oleh pihak peneliti,” ujar dr. Nadia dalam keterangan pers.
Vaksin Nusantara baru dapat diberikan apabila telah memperoleh persetujuan dari pasien itu sendiri.
“Kemudian, jika pasien tersebut setuju, maka vaksin Nusantara baru dapat diberikan atas persetujuan pasien tersebut,” tambahnya.
Dr. Siti Nadia Tarmizi M. Epid menegaskan bahwa vaksin Nusantara tidak dapat dikomersialkan atau bersifat individual.
“Sel dendritik bersifat autologus artinya dari materi yang digunakan dari diri kita sendiri dan untuk diri kita sendiri, sehingga tidak bisa digunakan untuk orang lain. Jadi, produknya hanya bisa dipergunakan untuk diri pasien sendiri,” jelas dr. Nadia.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News