Logo Sulselsatu

VIDEO: Satpol PP di Bekasi Minta Konsumen Masuk Minimarket Pakai PeduliLindungi, Ahli: Berlebihan

Andi
Andi

Kamis, 23 September 2021 22:05

SULSELSATU.com – Sosialisasi petugas Satpol PP untuk pemasangan barcode PeduliLindungi di minimarket di Bekasi dianggap berlebihan.

Dalam video terlihat minimarket di Bekasi didatangi petugas Satpol PP.

Oknum Satpol PP meminta karyawan minimarket untuk memasang scan barcode PeduliLindungi.

Baca Juga : VIDEO: Oknum Satpol PP Dianiaya Usai Pesan ‘Cewek BO’ Lewat Michat

” Jadi ketika si Konsumen tidak memiliki aplikasi Peduli Lindungi entah dia belum Vaksin atau apa dilarang masuk itu yang pertama, yang kedua dibawah 12 tahun juga dilarang masuk,” kata salah satu petugas Satpol PP.

Sponsored by MGID

Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @satpolppkotabks viral di media sosial.

Dikutip dari Kompas.com, Pakar Kebijakan Universitas Airlangga (Unair) Ilham Akhsanu Ridlo menilai bahwa improvisasi yang dilakukan petugas Satpol PP di Bekasi ini berlebihan.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Berita Utama20 Oktober 2021 14:26
Hadiri Pelantikan Pengurus GP Ansor Jeneponto, Ini Harapan Sekda
SULSELSATU.com, Jeneponto – Sekretaris Daerah Jeneponto, Syafruddin Nurdin hadir langsung dalam Pelantikan Pimpinan cabang Gerakan Pemuda Ansor ...
Ekonomi20 Oktober 2021 13:50
PLN Kembali Tambah Pasokan Listrik ke PT HNI di Bantaeng 90 MVA
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT PLN (Persero) kembali menyalurkan tambahan daya listrik sebesar 90 Mega Volt Ampere (MVA) ke PT Huadi Nickel-Alloy Ind...
Makassar20 Oktober 2021 13:36
4 Tahun Komunitas Perempuan, Ini Harapan Ketua TP PKK Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail secara resmi membuka kegiatan seminar yang digelar oleh Komunitas Per...
Sponsored by MGID
Sulsel20 Oktober 2021 13:23
Program Kebut Vaksinasi TP PKK Gowa Dapat Penghargaan Pemprov Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kerja-kerja kemanusiaan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gowa khususnya dimasa pandemi Covid-19 tak hanya diapresiasi...