Sekda Takalar Dampingi Bupati Syamsari Kitta Terima Penghargaan APE 2020

SULSELSATU.com, TAKALAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar, meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2020 kategori Madya.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Takalar Syamsari Kitta dari Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI disaksikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Takalar, dan Sekda Takalar H Muh Hasbi Bantang, di Baruga I Mannindori Kantor Bupati Takalar, Senin (27/9/2021).
Kegiatan ini, juga dihadiri oleh para Kepala OPD Lingkup Pemkab Takalar serta para Camat se-Kabupaten Takalar.
Bupati Takalar, Syamsari mengatakan bahwa penghargaan yang diraih sebuah kebahagiaan bagi masyarakat Kabupaten Takalar.
“Hari ini kita meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2020 kategori Madya. Kita patut berbangga karena Kab. Takalar langsung loncat 2 kategori yaitu penghargaan kategori Madya, ini merupakan permulaan yang baik dan harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
“Untuk itu saya imbau kepada para camat untuk terus berkoordinasi dengan para Kepala Desa/ Lurah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak buang sampah sembarangan,” pesannya.
“Apa yang kita raih hari ini keberhasilan kita bersama dan mari kita tetap mempertahankan Kabupaten. Takalar bebas Open Defecation Free (ODF) sehingga Kabupaten Sehat tetap dipertahankan” jelas mantan legislator Sulsel ini.
Lebih jauh dijelaskan penghargaan ini wujud dari sebuah tingkat peradaban kita terutama penghormatan terhadap hak-hak perempuan dan perlindungan anak pada negara berkembang dengan menyediakan fasilitas untuk perempuan dan anak seperti toilet dan tempat duduk untuk ibu hamil.
Syamsari juga menyampaikan untuk mempertahankan peringkat tersebut agar ke depan dibuat sistemnya dengan melakukan pertemuan tiga bulan sekali
“Tujuannya untuk mengevaluasi perjalanan dari forum kabupaten sehat dengan OPD yang terlibat di dalamnya serta bekerja sama dengan beberapa komponen seperti swasta dan perguruan tinggi dalam pengelolaan sampah dan DLHP,” terangnya.
Selain itu peran serta para camat melakukan kampanye hidup bersih kepada masyarakat.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News