Logo Sulselsatu

Taufan Pawe dan Ace Hasan Rancang Kesiapan Pembukaan Golkar Institute di Makassar

Asrul
Asrul

Sabtu, 09 Oktober 2021 13:53

Taufan Pawe dan Ace Hasan Rancang Kesiapan Pembukaan Golkar Institute di Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Golkar Institute Ace Hasan Syadzily menginginkan Golkar Institute ‘melebarkan sayapnya’ ke daerah. Ketua DPP Golkar itu mengharapkan, sekolah pemerintahan dan kebijakan publik itu turut hadir di luar Jakarta, khususnya Sulsel.

Bahkan dirinya telah meminta kesiapan Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP) untuk mewujudkan Golkar Institute di Sulsel. Ace yakin, Taufan Pawe mampu, apalagi TP pernah menjadi tenaga pengajar di Golkar Institute.

Hal itu ia sampaikan, saat rapat terbatas bersama para Alumni Golkar Institute asal Sulsel, di Four Points by Sheraton, Makassar, Jumat 8 Oktober 2021 malam.

Baca Juga : Taufan Pawe Bakar Semangat Relawan Airlangga di Takalar, Minta Massif Bergerak

“Kami rencana membawa Golkar Institute ke daerah. Termasuk Makassar,” katanya.

Sponsored by MGID

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI mengungkapkan, pembukaan Golkar Institute ke daerah karena animo masyarakat tinggi dengan Sekolah Pemerintahan dan Kebijakan Publik Partai Golkar ini.

Hal itu terlihat saat pendidikan Golkar Institute angkatan I hingga III, ribuan orang yang mendaftar, dari berbagai latar belakang, mulai dari politisi, akademisi/peneliti, hingga profesi lainnya, namun hanya puluhan orang yang diterima, menunjukkan betapa diminatinya Institut Pendidikan yang ide murni dan didirikan oleh Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar.

Baca Juga : Relawan Airlangga Presiden Deklarasi di Takalar, Taufan Pawe Turut Hadir

“Saya yakin Golkar Sulsel di era kepemimpinan Pak Taufan, dapat segera mewujudkan Golkar Institute di Makassar, ini cita-cita Ketua Umum Airlangga, menjadikan Partai Golkar sebagai Partai cerdas dan modern” ungkapnya.

Gayung bersambut, Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe menyanggupi keinginan Ace Hasan. Baginya, Golkar Institute penting. Karena lembaga yang didirikan Partai Golkar itu bertujuan melahirkan seseorang yang mengerti secara baik pemerintahan, politik, dan kebijakan publik, hingga pada akhirnya mengabdikan ilmunya untuk masyarakat.

“Kami sangat antusias menghadirkan Golkar Institute di sini. Saya akan kumpulkan para alumni Golkar Institute dari Sulsel untuk membuat tim, kita segera hadirkan Golkar Institute di Makassar,” katanya.

Baca Juga : Taufan Pawe Dampingi Dua Mantan Ketum Golkar Salat Jumat di Masjid Al-Markaz

Ketua Ormas MKGR Sulsel ini menjelaskan, Partai Golkar saat ini harus menjadi partai cerdas dan modern. Golkar Institute salah satu penopangnya. Karena mengajarkan politik pemerintahan dan kebijakan publik yang berintegritas.

“Tenaga pengajar yang akan kita hadirkan tidak sembarangan, harus berkualitas. Kenapa? Karena kita ingin memastikan betul para alumninya paham tentang politik, pemerintahan, dan kebijakan publik. Insya Allah kita akan buka Golkar institute di Makassar dan kita buka untuk kalangan umum,” pungkas Walikota Parepare dua periode ini.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi30 November 2021 08:42
Erick Thohir Kukuhkan Aestika Oryza Gunarto Sebagai Ketum Forum Humas BUMN
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Forum Humas (FH) BUMN terus memperkuat komitmen dalam menjamin penyampaian informasi mengenai Badan Usaha Milik Negar...
Makassar30 November 2021 08:07
Wali kota Danny Tanggung Biaya Pengobatan Kedua Mahasiswa Korban Pertikaian
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota, Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menjenguk kedua korban pertikaian mahasiswa asal kabupaten Lu...
Makassar30 November 2021 00:04
Saksikan Penyerahan DIPA Oleh Jokowi, Danny Harap Antisipasi Penanganan Covid-19 Gelombang III
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) menyaksikan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA...
Sponsored by MGID
Breaking News29 November 2021 23:25
Terbukti Bersalah, Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah terbukti bersalah oleh Majelis Hakim. Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim...