Logo Sulselsatu

KPK Rekomendasikan Penyelamatan 7 Aset Negara di Makassar

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 12 November 2021 17:47

Plt Gubernur Sulsel melakukan penandatanganan rekomendasi penyelamatan aset milik negara (Ist)
Plt Gubernur Sulsel melakukan penandatanganan rekomendasi penyelamatan aset milik negara (Ist)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menekankan pentingnya penyelamatan aset milik negara. Olehnya itu, Pemerintah Daerah perlu mengamankan sejumlah aset negara.

Di Makassar, KPK menyebutkan ada tujuh aset negara yang digugat dan adapula dikuasai pihak lain. Yakni Masjid Al Markaz, Pasar Pannampu, Jalan Tol Pelabuhan, Gardu Induk PLN di Latimojong, PWI Sulsel, Pacuan Kuda, dan Lahan Empang Unhas di Baddoka. Direkomendasikan pula agar dilakukan pengembalian atau penertiban aset OPD yang masih dikuasai oleh pensiunan.

Salah satunya yang telah menjalani peradilan, lahan Masjid Al Markaz yang telah dimenangkan oleh Pemerintah. Meski sudah menang dalam Peradilan, disarankan agar proses hukum terhadap penggugat tetap dilanjutkan. Diharapkan aset lainnya segera diamankan dan diambil alih oleh Pemerintah Daerah, sehingga pemanfaatannya bisa lebih dioptimalkan untuk masyarakat yang bisa meningkatkan PAD daerah.

Baca Juga : Andi Sudirman Sulaiman Masuk Jajaran Gubernur Terpopuler 2021 Versi Indonesia Indicator

Plt Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK, Yudhiawan Wibisono menegaskan, Pemerintah Daerah tidak boleh membiarkan aset negara hilang. Jika hal itu terjadi, maka sudah termasuk dalam tindak pidana korupsi (tipikor). “Siapapun terlibat tipikor, mau dia mafia tanah, aparat pemerintahan, penegak hukum,  ya akan kami tangani,” ujarnya.

Sponsored by MGID

Aset negara, kata Yudhiawan, harus digunakan untuk kepentingan negara dalam rangka melayani masyarakat.  Menurutnya, istilah mafia tanah  adalah kedok bagi orang-orang tanpa integritas dan komitmen yang berlindung di balik institusi.

Mereka kerap membocorkan data agar bisa dipalsukan untuk dapat menguasai aset negara. Parahnya, oknum tanpa integritas ini masuk ke semua lini. Mulai dari Pemprov, Kepolisian Kejaksaan hingga pengadilan. Mereka mengincar keuntungan dari aset tersebut yang nilainya bisa mencapai ratusan miliar.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel Tunjuk Anak Mentan Sebagai Plt Kadis Ketapang

“Makanya yang semacam itu harus kami tangani. Mereka mungkin bekerjasama dengan orang yang punya niat jahat dalam rangka untuk menguasai tanah itu. Dan nanti uang yang harusnya masuk ke negara, malah dibagi-bagikan,” bebernya.

Sejauh ini, KPK telah melakukan upaya koordinasi dalam rangka pencegahan. Antara lain menagamen aset, yakni  menyelamatkan aset negara hingga bersertifikat agar tidak bisa berpindah tangan. “Pengamanan aset bekerjasama dengan institusi lain seperti Pemda, Pemprov, termasuk BPN dan BUMN,” ujarnya.

Yudhiawan menambahkan, permasalahan aset lainnya di pemerintah daerah adalah masih rendahnya tingkat sertifikasi aset. Pihaknya mencatat, total aset di 25 Pemda se-Sulsel sebanyak 110.155 bidang tanah.

Baca Juga : Vaksinasi Sulsel Capai Per 69,57 Persen, Plt Gubernur Sulsel Optimistis Target 70 Persen Tercapai

Namun yang bersertifikat, baru 12.457 bidang atau 11,39 persen. Sisanya sebanyak 97,608 bidang belum bersertifikat.

“Dari data Pemda kepada KPK sertifikat tanah yang terbit sepanjang Januari – Oktober 2021 sebanyak 218 bidang. Ini harus ada akselerasi. BPN pasti akan menertibkan sertifikat, kuncinya clean and clear,” sebutnya.

Sponsored by ADVERTNATIVE

 Komentar

 Terbaru

Makassar17 Januari 2022 07:44
Andi Sudirman-Airlangga Saling Puji di HUT MKGR
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri perayaan 62 tahun Ormas Musyawarah Kekelu...
Politik16 Januari 2022 23:39
Airlangga Optimis Golkar Sulsel Keluar Sebagai Pemenang di 2024
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto optimis partai berlambang pohon beringin ini akan keluar sebagai par...
Otomotif16 Januari 2022 19:10
Selama 3 Tahun Terakhir, Nmax Motor Yamaha Paling Laris
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Nmax menjadi motor Yamaha yang paling banyak dibeli masyarakat di Sulawesi. PT Suracojaya Abadimotor (PT SJAM) menjad...
Sponsored by MGID
Pendidikan16 Januari 2022 18:10
Ikatli Unhas Harapkan Alumni Ada di Setiap Lini Pembangunan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar alumni, Ikatan Alumni Teknik Lingkungan (Ikatli) Uni...