Kejar Target 70 Persen, Pemkab Gowa Perluas Titik Vaksin Covid-19

SULSELSATU.com, GOWA – Mendorong target cakupan vaksinasi Covid-19 mencapai 70 persen pada akhir Desember 2021 mendatang, Pemerintah Kabupaten Gowa (Pemkab Gowa) memperluas sasaran hingga titik vaksinasi.
Hingga saat ini, vaksinasi massal digenjot di 18 kecamatan di Kabupaten Gowa. Tak hanya itu, untuk memaksimalkan sasarannya seluruh pimpinan daerah maupun Forkopimda Kabupaten Gowa turun langsung melakukan pengawasan dan pengecekan data vaksinasi.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan melakukan pemantauan dan pengarahan percepatan vaksinasi di Kecamatan Bontonompo, Bajeng dan Kecamatan Pallangga.
Bupati Adnan mengatakan, jika melihat pertumbuhan capaian setiap harinya rata-rata 1 persen, saat ini cakupan vaksinasi di Kabupaten Gowa berada diangka 56,54 persen. Dengan begitu, diakhir tahun tentu bisa mencapai 66 persen. Perlu dilakukan upaya maksimal agar target tersebut dapat terpenuhi.
“Harus ada langkah cepat untuk melakukan percepatan. Misalnya setiap harinya bukan lagi 1 persen tapi minimal 1,5 persen, karena saat ini kita 56,54 persen makanya ini perlu dipercepat, menambah cakupan, target, sasaran untuk mencapai target sebaran di akhir Desember mendatang,” katanya, Jumat, (24/12/2021).
Ia berharap seluruh jajaran kecamatan dari bawah mulai RT/RK, dusun/lingkungan, kepala desa/lurah, babinsa dan babinkamtibmas ikut aktif dalam mendatangkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi agar di akhir Desember Kabupaten Gowa mampu mencapai 70 persen cakupan vaksinasi.
Secara terpisah, Wabup Gowa, Abd. Rauf Malaganni menyebutkan, beberapa titik pelaksanaan vaksinasi yang dikunjungi, antara lain di Kantor Desa Bontokassi, Kecamatan Parangloe dan di Dusun Pattiro, Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi.
“Kita harap semua masyarakat dapat membantu pemerintah agar bagaimana cakupan vaksinasi yang kita targetkan terealisasi,” ujarnya.
Ia pun berharap, dengan upaya nyata pemerintah melaksanakan vaksinasi dengan maksimal, maka target cakupan 70 persen tersebut dapat dicapai.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News