Hadiri Wisuda Santri Ke-44 Tingkat Kabupaten, Ini Harapan Bupati Jeneponto

SULSELSATU.com, Jeneponto – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak Kanak Al-Qur’an (LPPTKA) Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD- BKPRMI) Kabupaten Jeneponto, menggelar Wisuda Santri ke-44 Semester II tahun 2021.
Acara Wisuda Santri ini digelar di Masjid Agung Jalan Lanto dg Pasewang, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Sabtu (24/5/2021).
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir, PLH Sekda Jeneponto, Basir Bohari, Wakil Direktur Wilayah (Wadirwil) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-qur’an (LPPTKA) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Sulsel, Ustad Hamka Idrus, Ketua DPD BKPRMI Jeneponto, Suardi A Kahar dan beberapa tamu lainya.
Dalam acara tersebut sebanyak 1.522 orang santri yang Lulus Reguler ditambah 22 Lulus Remedial yang di wisuda.
Sebanyak 1.522 Orang Santri tersebar di 11 Kecamatan di Jeneponto di Wisuda dalam acara tersebut.
Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dalam sambutannya mengatakan selamat buat para Santri yang di wisuda hari ini serta mengucapkan terima kasih kepada para guru mengaji dan BKPRMI sehingga acara ini terlaksana.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada BKPRMI yang sudah melaksanakan kegiatan ini. Saya juga sedikit terburu buru, sedikit waspada karena saat ini kita masih di suasana Pandemi covid,”kata Iksan Iskandar.
Oleh karena itu kata Iksan, Ia pun mengaku membatasi ruang pembicaraannya karena situasi yang membuatnya sangat terbatas.
“Saya berharap kedepan kita sudah sehat semua, tidak ada lagi teman atau keluarga kita yang terkena covid sehingga acara seperti ini insya Allah lebih besar lagi kedepan,”katanya.
Para santri bersalaman dengan Wabup Jeneponto, Paris Yasir dan Ketua DPD BKPRMI Jeneponto, Suardi A Kahar (Dedi)
Bahkan Iksan berharap, Bupati Jeneponto di masa akan datang agar dapat memperhatikan kegiatan keagamaan.
“Apalagi Bupati kedepan yang menggantikan saya, sama besar pengabdiannya atau lebih untuk meningkatkan pembinaan keagamaan,”jelas Iksan.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News