Logo Sulselsatu

Pertama di Dunia, Rusia Gunakan Rudal Hipersonik Hancurkan Penyimpanan Rudah dan Amunisi Ukraina

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 19 Maret 2022 21:07

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com – Pertama kali di dunia, Rusia menggunakan Kinzhal, rudal hipersonik terbaru untuk menghancurkan tempat penyimpanan rudal dan amunisi bawah tanah di Ukraina barat.

Para analis menilai, ini adalah penggunaan pertama senjata semacam itu di dunia. Target rudal Rusia, adalah Ukraina Barat, dekat perbatasan Rumania.

Melansir detikcom, Sabtu, (19/3/2022), Kementerian Pertahanan Rusia membuat pengumuman penggunaan senjata canggih tersebut pada hari Sabtu (19/3), hari ke-24 invasi Rusia ke Ukraina.

Baca Juga : Terus Berlanjut, Rusia Kembali Serang Ukraina Tanpa Ampun

Dilansir dari kantor berita AFP, Rusia selama ini belum pernah mengakui menggunakan senjata presisi tinggi dalam pertempuran. Kantor berita Rusia, RIA Novosti mengatakan itu adalah penggunaan pertama senjata hipersonik Kinzhal (Belati) selama konflik di Ukraina.

“Sistem rudal penerbangan Kinzhal dengan rudal aerobalistik hipersonik menghancurkan gudang bawah tanah besar yang berisi rudal dan amunisi penerbangan di desa Deliatyn di wilayah Ivano-Frankivsk,” kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Presiden Rusia, Vladimir Putin menyebut rudal yang diluncurkan dari udara Kinzhal sebagai “senjata ideal” yang terbang dengan kecepatan 10 kali kecepatan suara dan dapat mengatasi sistem pertahanan udara.

Baca Juga : Akibat Invasi Rusia ke Ukraina, MotoGP Blacklist Rusia dari Daftar Tujuan Perhelatan Kejuaraan Balap Dunia

Rudal Kinzhal adalah salah satu dari serangkaian senjata baru yang diungkapkan Putin dalam pidato kenegaraannya pada tahun 2018.

Rudal hipersonik dapat digunakan untuk mengirimkan hulu ledak konvensional, lebih cepat dan tepat daripada rudal-rudal lainnya. Namun, kapasitas rudal tersebut untuk mengirimkan senjata nuklir dapat menambah ancaman suatu negara, meningkatkan bahaya konflik nuklir.

“Ini adalah kasus pertama penggunaan senjata hipersonik dalam pertempuran di dunia,” kata analis militer Vasily Kashin kepada AFP.

Baca Juga : Bukan Senjata Terkuat, Ukarina Andalkan Benda Ini Lawan Rusia Hingga Bisa Bertahan

Untuk diketahui, Rusia memimpin dalam hal senjata hipersonik, diikuti oleh China dan Amerika Serikat, dan beberapa negara lain sedang mengerjakan teknologinya.

Kepala Pusat Studi Eropa dan Internasional Komprehensif di Sekolah Tinggi Ekonomi Moskow, Kashin mengatakan, dibandingkan dengan rudal jelajah, senjata hipersonik lebih efisien dalam menghancurkan tempat-tempat penyimpanan bawah tanah.

“Sebuah rudal hipersonik dapat memiliki penetrasi dan daya rusak yang lebih tinggi karena kecepatannya yang sangat tinggi,” katanya.

Baca Juga : Rusia Gencarkan Serangan, Minta Warga Tinggalkan Mariupol

Seperti rudal jelajah yang jauh lebih lambat dan seringkali subsonik, rudal hipersonik dapat bermanuver, membuatnya lebih sulit untuk dilacak dan dipertahankan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel21 Januari 2026 21:59
TP PKK Parepare Gelar Rakerda 2026, Andi Arfiah Tasming Tekankan Sinergi dan Kekompakan Pengurus
SULSELSATU.com, PAREPARE – Tim Penggerak PKK Kota Parepare menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dirangkaikan dengan silaturahmi pengurus ...
Makassar21 Januari 2026 21:48
Pastikan Pencatatan Adil, PDAM Makassar Ganti Meter Air Tua dan Rusak
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar akan melaksanakan program penggantian meter air secara berkala dan gratis mulai Janu...
Video21 Januari 2026 21:14
VIDEO: Indonesia–Inggris Sepakati Kemitraan Strategis Baru
SULSELSATU.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer secara resmi menyepakati kemitraan strate...
Makassar21 Januari 2026 20:26
Hujan dan Angin Kencang, Wali Kota Munafri Imbau Warga Makassar Waspada
SULSELSATU.com MAKASSAR – Cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang kembali melanda Kota Makassar d...