Bagi Penderita Maag, Begini Cara Mudah Cegah Asam Lambung Naik Saat Puasa selama Ramadan

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bagi penderita maag dan GERD (gastroesophageal reflux disease) mungkin akan merasa khawatir asam lambung naik saat puasa. Apalagi di bulan Ramadan saat ini, umat muslim diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh.
Maag adalah kondisi yang disebabkan karena asam lambung yang disekresi untuk mencerna makanan mengiritasi lambung. Lantaran lambung kosong, pada akhirnya menimbulkan rasa sakit.
Dilansir dari Kontan, Selasa, (5/4/2022), Spesialis Gizi Klinik di Rumah Sakit St. Carolus, Dr dr Yustina Anie Indriastuti mengatakan, produksi alam lambung berlebihan yang menyebabkan maag dapat dipicu oleh stres. Sementara, Gerd adalah konsisi yang terjadi karena lemahnya otot LES (lower esophageal sphincter).
Dalam penyakit ini, gejala utamanya termasuk heartburn yakni rasa panas dalam perut, nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada akibat asam lambung naik menuju esofagus atau kerongkongan.
“Pada pencernaan normal, lower esophageal sphincter (LES) terbuka sehingga memungkinkan makanan lewat ke lambung, dan menutup untuk mencegah makanan dan asam lambung kembali ke esofagus,” terang Yustina.
Yustina mengatakan, GERD terjadi jika LES lemah atau tidak menutup dengan baik yang menyebabkan isi lambung naik ke esofagus.
Lebih lanjut, Dokter Yustina membagikan beberapa tips untuk mencegah asam lambung naik selama puasa, di antaranya:
1. Makan dengan porsi kecil dan tidak langsung makan berat waktu buka puasa.
2. Tidak makan berlebihan sepanjang malam sampai pagi
3. Sebaiknya sahur untuk menghindari naiknya asam lambung Sahur tidak terlalu pagi
4. Konsultasikan kepada dokter untuk bisa mengonsumsi obat bagi penderita maag atau GERD yang berat.
“Pada perut kosong, hindari mengonsumsi makanan atau minuman yang berpotensi meningkatkan asam lambung,” imbuhnya.
Kemudian, Yustina membeberkan sejumlah makanan dan minuman yang sebaiknya dikonsumsi oleh penderita maag dan GERD untuk mencegah asam lambung naik saat puasa Ramadhan, meliputi:
1. Oatmeal
Serat dalam makanan dapat menyerap asam lambung, dan kandungan ini juga bisa membuat perut kenyang lebih lama.
2. Jahe
Minuman jahe dapat memberikan rasa hangat dalam tubuh, sekaligus mengurangi naiknya asam lambung.
3. Sayuran hijau
Selanjutnya, sayuran hijau seperti brokoli, kembang kol, kentang, selada, timun, buncis dan asparagus memiliki kandungan yang dipercaya dapat menurunkan asam lambung.
4. Daging tanpa lemak
Konsumsi daging, ikan dan makanan laut lain yang tanpa lemak, tanpa kulit juga direkomendasikan bagi penderita maag. Makanan tersebut sebaiknya dikonsumsi dengan cara dipanggang, direbus, ataupun dikukus.
5. Konsumsi buah-buahan
Kandungan pH sekitar 5,6 dalam buah pisang baik untuk lambung. Selain itu, buah pir, apel atau melon, juga cocok dikonsumsi penderita asam lambung.
6. Roti
Roti yang disarankan untuk penderita asam lambung adalah roti gandum, karena mengandung banyak vitamin, serat, dan nutrisi yang baik untuk kesehatan lambung.
Sementara itu, makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari ketika perut kosong untuk mencegah asam lambung naik setelah puasa adalah:
Makanan yang kecut seperti jeruk nipis dan tomat. Makanan yang mengandung gas seperti kol, ubi Minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh. Makanan yang mengandung alkohol seperti tape, duren, dan nanas. Makanan pedas dan berbumbu tajam seperti cabe dan merica, serta makanan berminyak Serta minuman yang terlalu dingin seperti es.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News