Masuk Daftar Usulan, Jalan Poros Maros-Bone Akan Diperlebar

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sementara mengusulkan pelebaran Jalan Poros Maros-Bone.
Gubenur Sulsel Andi Sudirman membenarkan rencana tersebut, dimana Ia telah menyampaikan hal itu saat menerima audiensi para Kepala Balai di lingkup Kementerian PUPR di Sulsel.
“Kita bahas soal proses perbaikan jalan Nasional Maros-Bone dan Maros-Parepare,” ungkap Andi Sudirman dalam keterangan yang diterima, Jumat (8/4/2022).
Selain Jalan Poros, Danau Tempe, penertiban tambang Je’neberang, Kereta Api, dan PSN (Proyek Strategis Nasional) lainnya untuk sinkronisasi.
Sudirman juga menegaskan untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Sulsel perlu koordinasi yang baik. Dia berharap progres proyek Kementerian PUPR terus dikoordinasikan ke Pemprov Sulsel. Khususnya bila ada hambatan dalam pengerjaan proyek.
“Kalau ada yang mau dilaksanakan silahkan berkoordinasi ke kami. Kalau ada penertiban pembebasan lahan koordinasi ke kami. Begitu juga untuk pembangunan jalan kalau ada infokan ke kami,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XIII Makassar Reiza Setiawan menuturkan untuk ruas jalan yang sempit akan diusulkan ke Kementerian PUPR agar segera diprogramkan. Namun untuk ruas jalan di luar kewenangan Balai namun diusul Pemprov agar ditangani perlu ada surat permintaan dari Gubernur.
“Supaya diusulkan juga ke Kementerian agar mendapatkan bantuan anggaran dari pemerintah pusat. Beberapa ruas jalan yang jadi perhatian seperti jalan ruas Parepare, Sidrap, Bone, dan jalan Bypass Mamminasata,” ucapnya.
Untuk diketahui, lebar ruas jalan Maros-Bone saat ini belum ideal. Lebar aspal Jalan Maros-Bone hanya 5 sampai 6 meter. Pinggirnya bebatuan. sekitar 15 kilometer menyempit,
Jika disesuaikan standar jalan nasional. harus memiliki lebar minimal 7 meter kemudian tambahan bahu jalan 2 meter di kiri kanannya, sehingga Jalan Poros Maros-Bone belum ideal.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News