Email Bisa Kurangi Pemanasan Global, Ternyata Begini Caranya

SULSELSATU.com – Belum lama ini, ramai diperbincangkan hapus email bisa mengurangi pemanasan global. Muncul tagar Let The Earth Breath yang menjadi topik terkini untuk menyelamatkan bumi yang kian kritis.
Diketahui, dikutip dari Kompascom, tagar Let The Earth Breath merupakan salah satu upaya pengingat untuk menyelamatkan kondisi Bumi yang kian kritis, usai ilmuwan NASA, Peter Kalmus mengunggah kembali protesnya dalam twit, pada Selasa (12/4/2022) lalu.
Benarkah hapus email bisa mengurangi pemanasan global?
Dilansir dari The Guardian, sebuah studi pada 2019 yang didanai oleh perusahaan energi OVO, menyebut bahwa warga Inggris mengirim lebih dari 64 juta e-mail tidak penting setiap hari.
OVO menyebut, jika setiap orang dewasa mengirim satu e-mail lebih sedikit dari jumlah yang biasa dikirim setiap hari, bisa mengurangi 16.433 ton emisi karbon tahunan.
Mike Berners-Lee, peneliti yang menjadi penasihat OVO dalam riset tersebut, memaparkan alasan e-mail berkontribusi terhadap emisi karbon bumi.
“Ketika Anda mengetik, komputer Anda menggunakan listrik. Ketika Anda mengirim e-mail lewat internet, jaringan yang digunakan juga membutuhkan listrik,” kata dia.
E-mail yang dikirim juga akan tersimpan di dalam cloud storage, mesin-mesin data center yang menyedot listrik dalam jumlah besar.
“Kita tidak memikirkan hal itu karena kita tidak bisa melihat asap keluar dari komputer kita, tetapi jejak karbon dari teknologi informasi sangat besar dan terus berkembang,” imbuh Berners-Lee.
Lini tersebut, seperti energi yang digunakan oleh server, wi-fi di rumah, laptop, dan bahkan karbon yang dihasilkan dari pembangunan gedung data center.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News