Ini Program Unggulan dan Inovasi yang Digagas Camat Biringkanaya

Ini Program Unggulan dan Inovasi yang Digagas Camat Biringkanaya

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Camat Biringkanaya, Benyamin Turupadang menyampaikan sejumlah program unggulan dan inovasi yang akan dilakukannya.

Meski lorong wisata yang menjadi prioritas dalam program Pemerintah Kota Makassar, bagi Benyamin Turupadang yang terpenting penanganan covid-19 berjalan dengan baik hingga kebut vaksinasi.

Terkait Lorong Wisata (Lorwis), Camat telah melakukan koordinasi dengan para Lurah hingga ke Ketua RW dan RT, untuk terus berbenah dan menyiapkan lorong wisata.

Hal ini dinilai penting karena kebersihan dan keindahan lorong menjadi perhatian nantinya. Dimana lorong wisata mampu meningkatkan perekonomian warga dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Makassar bahkan di wilayah sendiri di Biringkanaya.

“Yang menjadi perhatian inikan Lorong Wisata, kalau cantik lorong ta’. Banyak orang datang kita juga senang. Apalagi dilorong kita ada UMKM jelas banyak yang datang, orang akan ke Makassar, datang ke Lorong kita bahkan bisa juga berinvest. Hal ini penting untuk itu kita persiapkan program ini sedemikian baiknya,” kata Benyamin.

Lanjut Benyamin menyampaikan jika pihaknya sementara berbenah karena Agustus 2022 akan launching. Bahkan ia menyampaikan jika program Lorong wisata ini akan dibantu dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) secara teknis membantu sesuai spesifikasinya.

Inovasi lainnya yang dimiliki Kecamatan Biringkanaya adalah aplikasi layanan masyakarat dengan menghadirkan “SANNANG”.

Aplikasi layanan masyarakat “Sannang” adalah Sistem Informasi Pelayanan Terpadu Kecamatan Biringkanaya. Dimana aplikasi ini memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat mulai dari kebutuhan pengajuan persuratan bisa dilakukan dari rumah tanpa harus datang ke Kantor Lurah atau Kecamatan, hanya saja tinggal mengambil berkas yang sudah diselesaikan oleh aparat kelurahan maupun kecamatan.

“Aplikasi Sannang ini kalau kita artikan dari bahasa bugis dan makassar berarti tenang dan nyaman. Nah begitu juga bahasa Toraja, Sannang berarti senang sehingga aplikasi layanan Sannang ini kita memberikan pelayanan dengan tenang, nyaman dan masyarakat pun puas hingga senang,” ujar Benyamin yang juga mantan Camat Wajo.

Menyambut era metaverse, Kecamatan Biringkanaya terus melakukan inovasi untuk melakukan pelayanan yang baik untuk masyarakat. Hal ini diawali dengan melakukan sosialisasi kemmasyarakat agar paham tentang sistem teknologi digital.

“Ini tugas kami untuk terus berbenah dan menyambut era serba digital,” cetusnya.

Aplikasi layanan masyarakat terus kita lanjutkan, hal ini agar memudahkan masyarakat dalam pelayanan. Ini juga memudahkan kita jika satu layanan terkait dengan pengaduan. Dimana jenis pengaduan masyarakat macam-macam seperti pengaduan kebersiahan, administrasi atau surat-surat dan termasuk Kamtibmas.

Berikut riwayat atau karir singkat seorang Benyamin B Turupadang dalam pengabdiannya di Pemerintahan Kota Masyarakat. Dimana alumni STPN tahun 2003 ini mengawalinya sebagai pegawai di bagian Kepegawaian di Pemkot Makassar, kemudian berada di Tamalanrea sebagai staf.

Lanjut setelah 4 tahun mengabdi, Benyamin pun diangkat menjadi Kepala Seksi di Kelurahan Kapasa Kecamatan Tamalanrea, berlanjut setelah Kasi di Tamalanrea. Ia pun melanjutkan tugasnya di Kelurahan Ende Kecamatan Wajo selama setahun.

Tak sampai disitu putra asli kelahiran Makale, 25 Juli 1979 ini diangkat menjadi Lurah di Panaikang. Kemudian ia bergeser jadi Lurah di Pampang selama dua tahun lamanya. Berlanjut menjadi Sekretaris Camat di Wajo dan kemudian menjadi Camat Wajo dari tahun 2016 hingga 2021.

Hingga Benyamin Turupadang berlabuh di Kecamatan Biringkanaya menjadi Camat dan membawahi 11 Kelurahan di wilayahnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga