183 Orang CJH Asal Jeneponto Tertunda Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

SULSELSATU.com, Jeneponto – Ratusan jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, tertunda keberangkatannya pada tahun ini.
Penundaan pemberangkatan ratusan JCH pada tahun ini disebabkan, imbas dari pengurangan kuota dan usia dari Pemerintah Arab Saudi.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jeneponto Saharuddin mengatakan, dari 339 jamaah tunggu hanya 156 yang siap diberangkatkan tahun ini.
“Pendaftar itu usai 39 tahun, masuk daftar tunggu,” kata Saharuddin kepada wartawan di kantor bupati, Senin (30/5/2022).
Menurut dia, penundaan keberangkatan jamaah haji di Jeneponto merupakan urutan ke-7 di Sulsel. Jeneponto disebut hanya mendapat kuota 156 saja.
“Inikan ada batasan dari pusat dari Kementerian Arab Saudi dan itu kuotanya Jeneponto cuma 156. Dan ini terbesar ke-7 di Sulawesi Selatan,” terangnya.
Kata dia, dari 183 calon jamaah haji yang tertunda keberangkatannya akan diprioritaskan untuk diberangkatkan pada tahun 2023.
“Jadi yang batal berangkat tahun ini, insya allah 2023 kita merujuk berdasarkan nomor yang mendaftar. Artinya kalau tahun ini tidak berangkat 183 orang, insya allah 2023,” jelasnya.
Katanya, di tengah-tengah persiapan keberangkatan di tahun 2020-2021 jika ada yang meninggal dunia, maka ahli waris menggantikan.
“Kalau ada yang meninggal atau mengundurkan diri itu bisa digantikan oleh saudaranya, ataukah anaknya itu berdasarkan aturan,” pungkasnya.
Penulis: Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News