Danny Pomanto Geram Kabel Amburadul di Kota Makassar, Pengamat: Idealnya Jaringan Utilitas Disatukan

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kabel jaringan berbagai perusahaan di Kota Makassar dinilai sangat amburadul oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.
“Coba ki lihat luar biasa semrawutnya, saya sudah suruh cabut, nda ada izinyya, tidak tertib ini kota, kacau sekali,” ungkap Danny Pomanto.
Sementara itu, Pengamat Tata Kelola Perkotaan, Jaringan Jalan dan Transportasi Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Lambang Basri Said mengatakan, masalah utilitas ini memang harus dikoordinasikan dalam satu atap, kemudian perlu dibangun dengan skema jangka panjang yang lebih sistematis.
Dia juga mengatakan bahwa idealnya seluruh jaringan utilitas dibangun di median jalan dimana jaringan telah disatukan baik perpipaan, jaringan optik hingga listrik berada di bawah tanah, kemudian di atasnya dibentuk jalur hijau.
Dalam setiap 200 meter jaringan yang dibangun dalam median ini harus menyeberang ke bahu jalan.
“Itu untuk masuk jaringan-jaringan rumah,” sambung Lambang Basri.
Ia menilai, sering kali pembangunan-pembangunan di bahu serta trotoar jalan masih memiliki kelemahan. Semisal dalam pelebaran jalan, masalah kabel ini ke depannya akan membuat penataannya sulit dilakukan.
Kemudian imbas dari itu adalah dikorbankan pohon-pohon peneduh. Dimna, pohon peneduh memiliki fungsi yang sangat signifikan di dalam jaringan jalan.
Selain menekan polusi, pohon-pohon di sempadan atau median jalan berfungsi sebagai peredam suara, sehingga tak bisa seenaknya saja dipotong tanpa koordinasi lebih lanjut.
“Jadi boleh ditebang asal ada kompensasinya, disitulah pentingnya koordinasi semestinya,” tegasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News