Didis Suryadi Dikabarkan Pindah Partai, Ketua DPC Hanura Jeneponto : Lebih Cepat Lebih Baik

Didis Suryadi Dikabarkan Pindah Partai, Ketua DPC Hanura Jeneponto : Lebih Cepat Lebih Baik

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Hanura Jeneponto, Andi Mappantunru mengaku mendapat kabar, salah satu anggota DPRD Jeneponto dari Hanura ingin pindah partai jelang pemilu 2024.

“Ada kabar saya dengar ada anggota DPRD dari Partai Hanura yang pindah partai (salah satunya) Demokrat atau ke Nasdem. Namun kabar tersebut belum jelas karena belum ada pengunduran dirinya di partai,”kata Andi Mappatunru, Selasa (20/06/2023).

Kata dia, kabar tersebut diperoleh dari Wakil Ketua DPC Demokrat Jeneponto, Andi Baso Sugiarto.

“Saya dengar dari pengurus Partai Demokrat Jeneponto, ABS (Andi Baso Sugiarto ). Jadi saya bilang lebih cepat lebih baik, karena memang kan dia jarang sekali ikuti kegiatan Hanura, bahkan kewajiban sebagai anggota partai juga tidak dia penuhi,”katanya.

Pihaknya pun mengaku anggota DPRD Jeneponto yang dikabarkan akan pindah partai yakni Didis Suryadi.

“Cuma saya bilang sama pak ABS, sebaiknya kalau dia mau pindah partai harus sesuai mekanisme, karena setiap partai ada AD/ART, dan tentu sebagai anggota DPRD tidaklah mudah untuk terpenuhi keinginannya, ada mekanisme partai yang harus dilewati,”pungkasnya.

Lanjut kata Karaeng Situju sapaanya mengatakan, ada aturan baru sekarang bahwa ketika pindah partai dan sampai bulan Oktober 2023, seluruh hak haknya sebagai anggota DPRD Jeneponto akan otomatis dihentikan.

“Maka seluruh hak dan kewenangannya akan berhenti secara otomatis. Jadi tentu ketika ada yang pindah partai maka paling lambat bulan Oktober akan berakhir hak haknya sebagai anggota DPRD,”jelas Andi Mappantunru.

Sementara Wakil Ketua DPC Demokrat Jeneponto, Andi Baso Sugiarto membenarkan pernah bertemu dengan Ketua DPC Partai Hanura Jeneponto, Andi Mappantunru dan sempat berbincang bincang membahas adanya anggota DPRD Jeneponto akan pindah ke Demokrat.

“Sempat bertemu dan bincang-bincang, kalau info saya dapat di internal kami ada anggota DPRD Jeneponto yang akan bergabung ke Demokrat dan kita welcome soal itu,”ujarnya.

Hanya saja ia mengaku dalam pertemuan tersebut tidak membahas atau menyebut nama anggota DPRD Jeneponto yang akan pindah partai ke Demokrat.

“Saya tidak menyebut nama siapa anggota DPRD itu,”katanya.

Namun mantan Ketua DPC Partai Gerindra Jenepono ini mengaku, anggota DPRD Jeneponto yang akan pindah ke partai lain harus mengedepankan etika berpartai dengan legowo membuat surat pengunduran diri.

“Terpenting kedepankan etika berpolitik. Harus ada surat pengunduran diri dari partai A baru bergabung ke partai B. Selain itu, harusnya tidak boleh dalam satu rumah dua orang dengan beda partai, “pungkasnya.

Ditanya apakah Didis Suryadi sudah terdaftar di Demokrat, pihaknya mengaku belum.

“Belum ada namanya terdaftar,”katanya.

Terpisah, anggota DPRD Jeneponto Didis Suryadi yang dikonfirmasi sulselsatu.com melalui pesan WhatsApp, soal kabar dirinya akan pindah partai, tak merespon.

Dirinya mengaku berada dirumahnya dan sedang sakit.

“Lagi sakit”katanya.

Penulis Dedi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga