Viral Karena Pukul Dua Anaknya Usai Bertemu Ibunya, Pria di Jeneponto Diciduk Polisi

Viral Karena Pukul Dua Anaknya Usai Bertemu Ibunya, Pria di Jeneponto Diciduk Polisi

SULSELSATU.com, JENEPONTO, – Tim Pegasus Resmob Satreskrim Polres Jeneponto dipimpin Aipda Abd Rasyad berhasil mengamankan seorang pria yang viral di sosial media Facebook.

Pria tersebut diamankan dirumahnya di Kecamatan Tamalatea, Jeneponto usai viral di Sosial media menganiaya dua anaknya.

“Alhamdulillah sudah (Diamankan red)”ujar Kaur Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Uji Mughni, Senin (26/06/2023).

Kata dia, penangkapan terhadap pelaku berdasarkan informasi dari masyarakat dan viral nya video penganiayaan. Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Pegasus langsung bergerak cepat dan menangkap pelaku.

Mantan Kanit Tipikor Polres Jeneponto ini meminta kepada orang tua korban untuk segera melapor ke Polres Jeneponto.

“Orang tuanya diharapkan segera melapor untuk proses lebih lanjut,”pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Warganet digegerkan dengan beredar video di media sosial Facebook, memperlihatkan dua orang bocah dipukuli oleh seorang pria, Minggu (25/6/2023).

Pria itu diketahui adalah ayah dua bocah tersebut yang tak terima anaknya bertemu dengan ibunya (mantan istri pria tersebut)

“Kalau nanti datangi nanu temui umm,” ujar pria sambil mengarahkan kameranya ke sisi kiri dan terdengar suara pukulan.

“Kenapako tidak nukasi tauka tadi, kenapa,” tambah pria sambil memukili anaknya.

Alhasil, dua anaknya langsung merengek menangis dan memanggil neneknya.

Video beruarasi 49 detik itu diunggah oleh akun Facebook, Indah Lestari.

Indah Lestari merupakan mantan istri sang pria.

“Dmana hati Nuranimu sebagai seorang ayah, Disaat Aku Rindu dan ingin menemui anakku lalu kau melarang dan memukul nya seperti ini,” tulis Indah dalam postingannya.

Lanjut Indah, dirinya hanya membawakan baju untuk dipakai anaknya di hari raya Idul Adha.

Foto : Tangkapan Layar penganiayaan dua bocah viral di media sosial Facebook yang berlokasi di Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Int)

Namun bukannya diterima, sang pria malah membakar baju tersebut yang dibawa oleh mantan istrinya.

“Tepat Kejadian hari Ini, Minggu tgl 25, Juni , Padahal aku hanya mengirim kan baju lebaran dan Uang jajan buat anakku walaupun ngak seberapa lalu dia mnelfon katanya dia membakar baju itu,” tambahnya.

Tak cukup sampai disitu, usai merekam aksinya dan memukili dua anaknya, sang pria mengirim pesan WhatsApp kepada mantan istrinya disertai nada ancaman.

Ia tak segan membunuh anaknya jika pihak keluarga mantan istri nekat menemui buah hatinya.

“Kalau sempat suatu saat masih ada yang datang tengok talita dan darpan lebih parah lagi kelakuanku dari ini, perlihatkan kepada Ibumu (mantan mertua) kalau masih nekat menemui saya akan kubunuh sekalian karena sudah tidak ada hakmu,” tulis ancaman sang pria yang discrensoot mantan istrinya.

Informasi, Indah Lestari merupakan warga Dusun Tabuakang, Desa Batujala, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sedangkan lokasi penganiayaan anaknya terjadi di rumah mantan suaminya di Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.

Penulis Dedi

Foto : Kolase penganiayaan dua bocah viral di media sosial Facebook yang berlokasi di Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Penu

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga