Dampak Fenomena EL- Nino, BPBD Jeneponto Gencar Salurkan Air Bersih Ke Warga

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto melakukan penyaluran air bersih ke beberapa desa dan kelurahan di Jeneponto yang mengalami kekeringan akibat dampak Fenoma EL-Nino.
Diketahui EL-Nino adalah interaksi antara permukaan laut dan atmosfer di Samudera Pasifik. Fenomena ini dapat memicu kekeringan yang berkepanjangan hingga mengakibatkan peningkatan suhu panas yang tak biasanya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Jeneponto, Andi Patapoi kepada sulselsatu.com, Senin (02/10/2023) mengatakan semenjak Jeneponto mengalami EL-Nino, BPBD sejauh ini sudah dua pekan menyalurkan air bersih ke warga.
“Kami sudah 2 minggu menyalurkan (air bersih) sampai hari ini. Karena hasil Asesmen kami atau kaji cepat, ada beberapa kecamatan dan desa yang berdampak EL Nino dalam arti kata kekeringan yang berkepanjangan, ” Ujar Andi Patapoi
Menurutnya penyaluran air bersih ini dilakukan hampir merata di 11 Kecamatan di Jeneponto.
“Untuk wilayah hampir semua kecamatan kita penuhi. Bahkan ada salah satu desa yang lebih dari satu kali kita salurkan air bersih,” Pungkasnya.
Untuk keseluruhan penyaluran air bersih kata Karaeng Nyau sapaannya itu, sudah 28 unit tangki air bersih dilsalurkan ke warga.
“Sejauh ini sudah 28 kali penyaluran dan dalam satu kali penyaluran kita bawa 5000 kubit air. Untuk jumlah armada, kita bekerjasama dengan pihak PMI, PDAM, Sosial dan Lingkungan hidup, ” Tambahnya.
Sementara untuk kecamatan yang paling terdampak kekeringan kata dia ada 3 kecamatan.
“Untuk kecamatan yang paling terdampak itu di Kecamatan Kelara, Turatea dan Bangkala Barat. Ketiga Kecamatan ini membutuhkan air bersih karena pada prinsipnya ada sumber air tapi sudah mulai tidak mencukupi kebutuhan warga, ” Katanya.
Penulis Dedi
Cek berita dan artikel yang lain di Google News