DPRD dan Pemda Luwu Timur Mendukung PT Vale dalam FGD Bersama Masyarakat Tanamalia

DPRD dan Pemda Luwu Timur Mendukung PT Vale dalam FGD Bersama Masyarakat Tanamalia

SULSELSATU.com, Luwu Timur – Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, H.M. Siddiq, menegaskan bahwa PT Vale telah memberikan banyak kontribusi positif bagi Luwu Timur, dan kehadirannya perlu didukung. Dia juga mengklarifikasi bahwa apa yang terjadi di Tanamalia bukan karena masyarakat tidak menginginkan kehadiran PT Vale, melainkan karena campur tangan pihak luar yang berusaha memecah belah masyarakat.

Siddiq menilai bahwa praktik pertambangan PT Vale telah berjalan dengan sangat baik jika dibandingkan dengan perusahaan tambang lain yang beroperasi di Luwu Timur. PT Vale telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam membawa perubahan positif di Tanamalia.

Dari segi kontribusi ekonomi, Siddiq mengungkapkan bahwa PT Vale telah memberikan kontribusi sebesar Rp416 miliar per tahun pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang jauh lebih besar dibandingkan perusahaan tambang lainnya. Selain itu, PT Vale juga memiliki praktik pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, dengan melakukan reforestasi setiap kali mereka selesai menambang.

“PT Vale selalu mengembalikan kawasan tersebut menjadi hutan setelah menyelesaikan aktivitas pertambangan, sedangkan perusahaan lain tidak melaksanakan hal serupa. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mendukung kelanjutan operasi PT Vale di Tanamalia sambil tetap memberdayakan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Acting CTO Muhammad Jinan Syakir yang hadir untuk membuka FGD (Forum Group Discussion) menjelaskan praktik pertambangan berkelanjutan yang diterapkan oleh PT Vale, terutama dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

FGD ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memenuhi komitmen nilai dan perilaku utama perseroan, yaitu menghormati lingkungan dan masyarakat, dengan mendengarkan serta melibatkan masyarakat secara aktif dalam dialog terbuka dan transparan.

Jinan menjelaskan bahwa sesuai dengan rencana jangka panjang yang telah disetujui oleh pemerintah, PT Vale harus melanjutkan program eksplorasi di Blok Tanamalia. Namun, pada Agustus 2023, proyek tersebut dihentikan sementara untuk mencegah potensi konflik antara perusahaan dan masyarakat.

Jinan juga menegaskan bahwa melalui Proyek Tanamalia, perusahaan bertekad mengubah sumber daya alam menjadi sumber daya untuk kemakmuran dan pembangunan berkelanjutan. PT Vale berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Indonesia dengan mendorong kawasan operasionalnya menjadi mandiri. Tanamalia memiliki potensi sumber daya nikel yang cukup besar, dan oleh karena itu, perlu dieksplorasi lebih lanjut untuk mengetahui potensinya secara lebih pasti.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga