DPRD Sepakat Anggarkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Petugas Pemilu di Jeneponto

DPRD Sepakat Anggarkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Petugas Pemilu di Jeneponto

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Jelang Pemilu 2024, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama dengan Pemkab Jeneponto sepakat untuk menganggarkan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh petugas Pemilu di Jeneponto.

“Tim Banggar DPRD Jeneponto dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah sepakat untuk menganggarkan BPJS ketenagakerjaan kepada seluruh penyelenggara Pemilu,”ujar Ketua Tim Banggar 1 DPRD Jeneponto, Imam Taufiq Bohari, Jumat (01/12/2033).

Imam Taufiq Bohari yang merupakan Wakil Ketua DPRD Jeneponto sekaligus Ketua DPC Partai PPP Jeneponto itu menyampaikan bahwa memang sangat penting untuk memperhatikan kondisi kesehatan para penyelenggara pemilu sehingga perlu diberi jaminan sosial.

“Kita sepakat karena mengingat beban kerja para penyelenggara pemilu yang cukup lumayan berat. Sebab kita lihat roses administrasi kepemiluan yang begitu padat membutuhkan konsentrasi dan tenaga yang prima,”katanya.

Kesepakatan ini tak lepas dari pengalaman pemilu sebelumnya. Dimana pemilu sebelumnya banyak menimbulkan korban dikalangan penyelenggara sehingga perlu di alokasi anggaran untuk BPJS ketenagakerjaan.

“Saya memang termasuk yang mengusulkan pada acara sosialisasi dan Rakor di KPUD Jeneponto agar para penyelenggara pemilu diperhatikan kondisi kesehatannya dalam menjalankan tugas,” Pungkasnya.

Setelah melakukan koordinasi dengan pihak Pemkab Jeneponto, disepakati anggaran jaminan sosial untuk seluruh penyelenggara pemilu yang ada di Kabupaten Jeneponto..

“Kita dengan tim TAPD bersepakat untuk menganggarkan BPJS ketenagakerjaan bagi para penyelenggara pemilu yaitu jajaran kpu dan bawaslu sebesar kurang lebih 167 juta rupiah,”katanya.

Adapun rincian, KPU beserta seluruh jajarannya sebanyak 8.481 orang dengan nilai iuran BPJS sebesar Rp 144.018.000. sementara untuk Bawaslu Jeneponto beserta jajarannya sebanyak 1.247 orang dengan nilai iuran BPJS sebesar Rp 23.187.600.

“Kita berharap bahwa dengan diberikannya dukungan penganggaran untuk BPJS ketenagakerjaan kepada para penyelenggara pemilu, mereka bisa lebih fokus dan tenang dalam bekerja sehingga dapat menghasilkan proses dan hasil pemilu yang lebih baik,”tegas Imam Taufiq Bohari.

Diketahui Imam Taufiq Bohari sendiri merupakan sosok legislator yang cerdas dan tegas. Kerap bersuara demi memperjuangkan aspirasi kepentingan orang banyak.

Ia pun kembali terdaftar sebagai calon legislatif (Caleg) DPRD Jeneponto pada pemilu 2024 mendatang di daerah pemilihan (Dapil) 1 wilayah Kecamatan Binamu – Turatea melalui Partai PPP.

Penulis Dedi

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga