Penilaian Penghargaan Adipura Kota Makassar Hampir 100 Persen Terpenuhi

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penialaian tim verifikasi penghargaan Adipura Kota Makassar hampir terpenuhi 100 persen. Sebanyak 15 titik penilaian yang berfokus pada kecamatan Panakkukang, Manggala, Tamalanrea, dan Biringkanaya.
Titik-titik penilaian tersebut meliputi bank sampah, TPA Tamangapa, Sekolah Menengah Pertama, rumah sakit, terminal, pemukiman warga, kantor camat, pasar tradisional, sungai, taman dan hutan kota, bank sampah unit, serta TPS3R.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Ferdy Mochtar mengungkapkan, tim penilai mengakui adanya perubahan signifikan di Kota Makassar pada tahun ini. Terutama dalam hal peningkatan kualitas TPA.
“Salah satu penilaian positif dari tim verifikasi yakni di TPA Tamangapa yang dinilai penanganannya jauh lebih baik di banding penilaian Adipura tahun sebelumnya. Mereka sangat mengapresiasi pengelolaan TPA Tamangapa karena jauh lebih baik saat ini,” ucap Ferdy, Selasa (6/2/2024).
Selain itu kata Ferdy, indikator penilaian hampir 100 persen dipenuhi oleh Kota Makassar. Ini menandakan komitmen dan upaya yang kuat dari pemerintah dan masyarakat setempat dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota.
“Pencapaian ini merupakan angin segar bagi Kota Makassar. Semoga Kota Makassar dapat kembali meraih penghargaan Adipura sebagai pengakuan atas upaya dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan,” tutur Ferdy.
Selama penilaian berlangsung, pihak DLH Kota Makassar memberikan informasi yang diperlukan kepada tim verifikasi penghargaan Adipura, termasuk data mengenai program-program pengelolaan sampah yang telah dilaksanakan.
Para anggota tim verifikasi Adipura secara teliti melakukan penilaian terhadap setiap aspek yang menjadi indikator penilaian Adipura, mulai dari kebersihan, pengolahan sampah, hingga peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup sekitar.
Ferdy juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah turut serta dalam menjaga kebersihan dan keindahan Kota Makassar. Baik itu dari instansi pemerintahan, swasta, dan masyarakat Kota Makassar.
“Dengan adanya partisipasi aktif dari berbagai pihak, diharapkan Kota Makassar dapat terus maju dan menjadi contoh dalam upaya pelestarian lingkungan hidup bagi kota-kota lain di Indonesia,” pungkas Ferdy.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News