Anggota DPRD Lutim Wahiddin Wahid Gelar Reses di Desa Muliyasri, Serap Aspirasi Langsung dari Warga

Anggota DPRD Lutim Wahiddin Wahid Gelar Reses di Desa Muliyasri, Serap Aspirasi Langsung dari Warga

SULSELSATU.com, Luwu Timur – Reses Perseorangan Anggota DPRD Luwu Timur, Wahiddin Wahid, berlangsung di rumah warga di Dusun Karanganyar, Desa Muliyasri, Kecamatan Tomoni, pada Sabtu (16/03/2024), disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga.

Ratusan warga hadir dalam reses tersebut untuk bertatap muka kembali dengan Wahiddin Wahid, wakil mereka di DPRD Luwu Timur. Mereka menyampaikan usulan pembangunan yang dianggap paling mendesak serta berbuka puasa bersama, mengingat reses ini berlangsung di tengah bulan suci Ramadhan.

Banyak aspirasi yang disampaikan oleh warga, namun yang paling dominan adalah permintaan terkait pengaspalan jalan desa, peningkatan jalan pertanian, serta bantuan alat pertanian (Alsintan), pupuk, dan bibit.

”Mohon maaf pak dewan, tolong diperjuangkan, karena masih banyak jalan desa di Kecamatan Tomoni ini belum diaspal. Jalan yang layak akan meningkatkan mobilitas warga, baik interaksi antar desa maupun jual beli hasil pertanian,” Ungkap Rahmanto Warga Mulyasri.

Selain pengaspalan jalan desa, peningkatan jalan pertanian juga menjadi tuntutan utama warga, karena akses menuju sawah dan kebun masih terkendala oleh kondisi jalan yang belum memadai.

Sebelum menanggapi permintaan warga, Wahiddin Wahid terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada warga Kecamatan Tomoni atas dukungan dan kepercayaan mereka, sehingga ia dapat terpilih kembali sebagai anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur pada Pemilu 2024.

Mengenai aspirasi yang disampaikan, Wahiddin menyatakan bahwa semua aspirasi tersebut bersifat prioritas dan sangat dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat luas.

“Pengaspalan jalan desa dan peningkatan jalan tani sangat dibutuhkan karena manfaatnya sangat jelas, untuk kepentingan masyarakat luas. Jika akses jalan baik, mobilitas warga akan meningkat, yang pada gilirannya akan menghidupkan perekonomian desa,” jelas Wahiddin Wahid.

Ia memastikan bahwa semua usulan pembangunan yang disampaikan oleh warga dalam reses tersebut telah dicatat dan akan diperjuangkan agar masuk dalam APBD Luwu Timur, sehingga pembangunan dapat direalisasikan.

“Kami mohon doanya agar semua aspirasi ini dapat diterima dan dianggarkan dalam APBD Luwu Timur. Jika sudah tercatat dalam APBD, maka pembangunan dapat direalisasikan,” tutup Wahiddin.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga