Selamat, Prodi Perbankan Syariah FEBI IAIN Palopo Raih Akreditasi Unggul Pertama di Indonesia Timur

SULSELSATU.com, PALOPO – Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah (PBS) IAIN Palopo berhasil meraih Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) RI, Selasa (18/03/2024).
Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) LAMEMBA dengan Nomor: 1102/DE/AR.10/III/ 2024. Tentang peringkat akreditasi Prodi Perbankan Syariah yang ditandangani langsung Ketua Dewan Eksekutif LAMEMBA, Prof Dr Ina Primiana, SE, MT.
Proses akreditasi melibatkan asesmen kecukupan dan asesmen lapangan oleh Tim Asesor melakukan Asesmen lapangan Program Studi Perbankan Syariah di FEBI IAIN Palop yakni, Prof. Nur Fadjrih Asyik dari sekolah tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya dan Prof. Agus Eko Sujianto dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Asesmen Lapangan oleh Tim Asesor melakukan Asesmen lapangan Program Studi Perbankan Syariah di FEBI IAIN Palopo (Ist)
Rektor IAIN Palopo, Abbas Langaji, menyampaikan rasa bangga akan prestasi tersebut, katanya, prestasi Ini merupakan prestasi gemilang karena menjadi yang pertama di Indonesia Timur dengan predikat tersebut.
“Bila Akreditasi Unggul ini disebut sbg prestasi, maka sesungguhnya ini adalah prestasi dan capaian bersama yg tdk bisa dipisahkan dari rangkaian sejarah yang sdh berlangsung sebelumnya,” kata Abbas dalam siaran pers resminya, Rabu (20/03/2024).
Lebih lanjut, Abbas menekankan pentingnya menjaga dan mempertahankan predikat ‘UNGGUL’ tidak hanya sampai batas kedaluwarsa akreditasi.
Baginya, predikat tersebut harus menjadi dorongan bagi program studi untuk terus meningkatkan kualitasnya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sementara itu, Dekan FEBI IAIN Palopo Hj. Anita Marwing mengaku bersyukur atas capaian itu. Menurutnya capaian ini merupakan hasil kerja keras semua tim yang terlibat.
“Kami sangat bersyukur, selamat, salut dan terima kasih atas kerja keras dari seluruh civitas akademika dan kerjasama tim borang,” kata Anita.
Ketua Program Studi Perbankan Syariah Edi Indra Setiawan juga secara gamblang mengatakan bahwa capaian ini adalah buah kerja keras kami selama setahun dengan mengoptimalkan seluruh potensi dan dokumen internasionalisasi pada seluruh elemen akreditasi 9 kriteria.
Asesor Lamemba Prof. Nur Fadjrih Asyik menyampaikan, ada beberapa mekanisme dan aturan dalam tahapan proses akreditasi penyelenggaraan Assesmen Lapangan sesuai dengan peraturan LAMEMBA yang dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab.
“Proses assesmen ditujukan untuk memotret kondisi Program Studi secara real dan melakukan klarifikasi data yang telah disusun oleh Tim Akreditasi Program Perbankan Syariah,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News