Dinilai Layak, Budi Wasesa Resmi Jadi Direktur PUKAT UPA

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rektor Universitas Patria Artha (UPA), Bastian Lubis, menunjuk Heru Budi Wasesa sebagai Direktur baru Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) UPA.
Heru Budi Wasesa dipilih berdasarkan Surat Keputusan Rektor UPA Nomor Kep. 0440/UPA/099/11/2024 tanggal 26 Pebruari 2024.
Bastian Lubis menilai Heru memiliki kredibilitas yang tinggi dalam pemberantasan korupsi dan komitmennya yang kuat.
“kami memilih Heru karena punya komitmen kuat memberantas korupsi,” ujar Bastian saat ditemui di Kampus UPA, Jalan Tun Abdul Razak, Gowa, Selasa (2/3/2024).
Lebih lanjut, Bastian Lubis menyatakan bahwa pemilihan Heru dilakukan setelah mempertimbangkan beberapa kandidat, dengan salah satu kriteria utama adalah tidak terikat dengan partai politik.
Bastian sendiri tak menapik adanya beberapa kandidat yang dinilai berhak menjadi direktur PUKAT ini, namun terkendala seperti masih terikat dengan partai tertentu.
” Kriterianya tidak boleh terlibat dalam ikatan partai, tidak boleh menjadikan kendaraan atau batu loncatan,” Ujarnya.
Untuk itu, Bastian menilai, Heru Budi Wasesa merupakan pilihan yang tepat karena komitmennya yang kuat dalam memberantas korupsi.
Setelah resmi menjabat sebagai Direktur PUKAT UPA, Heru Budi Wasesa menyampaikan beberapa gagasannya terkait program pemberantasan korupsi.
Salah satunya adalah mengkritisi kebijakan pemerintah terkait penegakan hukum terhadap koruptor, dengan menekankan pentingnya penyitaan aset yang diperoleh dari hasil korupsi untuk kembali ke negara.
Heru juga mengharapkan adanya kerjasama antara pemerintah dan para ahli dalam merumuskan mekanisme undang-undang atau peraturan terkait hukuman bagi koruptor.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News