Pansus DPRD Luwu Timur Kunjungi Kota Bogor Bahas Ranperda Program Kabupaten Layak Anak (KLA)

SULSELSATU.com, Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Luwu Timur melakukan kunjungan studi tiru ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat (19/04/2024).
Rombongan dari Luwu Timur dipimpin oleh Ketua Pansus, Tugiat, S.Ag, dan beberapa anggota DPRD Lutim, didampingi Kepala Dinas Sosial P3A Lutim, Sukarti, Sekdis Lingkungan Hidup, Mahyudin, dan perwakilan OPD yang termasuk dalam Gugus Tugas KLA.
Kedatangannya disambut oleh Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Anak Dinsos P3A Bogor, Wiwin Sukarsih, didampingi Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda, Nina Nuraeni, dan Tenaga Ahli KLA, Jajang. Mereka siap berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait penyelenggaraan program KLA.
Kunjungan ini bertujuan mempelajari implementasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Layak Anak (KLA) yang telah diterapkan di Kota Bogor, yang berhasil meraih Penghargaan KLA kategori Nindya selama dua tahun berturut-turut (2022 dan 2023).
Keberhasilan Bogor sebagai kota layak anak didukung oleh sistem aplikasi SIKLABO (Sistem Informasi Kota Layak Anak Kota Bogor). Sistem ini membantu pengumpulan eviden pelaksanaan Kota Layak Anak secara integratif dan dipakai sebagai bahan penilaian mandiri dalam penilaian Kota Layak Anak.
Ketua Pansus DPRD Lutim, Tugiat, mengucapkan terima kasih atas penyambutan dan kesediaan menerima rombongan dari Luwu Timur untuk belajar penerapan KLA di Kota Bogor.
“Tujuan utama studi tiru ini adalah untuk mendapatkan wawasan lebih luas mengenai kebijakan, strategi, dan program-program yang berhasil diimplementasikan di Kota Bogor dalam mewujudkan lingkungan yang ramah dan mendukung perkembangan anak,” jelas Tugiat.
Ia berharap dengan menetapkan Perda Kabupaten Layak Anak, bisa benar-benar memberikan perlindungan kepada anak-anak, baik dari segi pendidikan maupun kesehatan.
“Kami ingin belajar lebih banyak tentang apa yang harus kami lakukan, sehingga dalam waktu dekat, mudah-mudahan Perda ini bisa ditetapkan, dan kemudian dilanjutkan dengan peraturan Bupati sebagai payung hukum untuk perlindungan anak,” terang Tugiat.
Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Anak Dinsos P3A Bogor, Wiwin Sukarsih, mengucapkan selamat datang kepada rombongan Pansus DPRD dan Pemkab Lutim. Ia menjelaskan bahwa untuk mencapai penghargaan Kabupaten Layak Anak Kategori Pratama ke Nindya memerlukan perjuangan dengan dukungan dana serta infrastruktur yang memadai.
“Untuk proses penilaian, kami hanya melakukan rakor, tetapi keseluruhan keberhasilan kegiatan ada di dinas masing-masing,” jelasnya.
Selama kunjungan, rombongan Luwu Timur mendapatkan penjelasan mendalam tentang langkah-langkah yang diambil Dinas Sosial P3A Kota Bogor dalam pelaksanaan Perda Kabupaten Layak Anak. Topik yang dibahas meliputi kebijakan perlindungan anak, penyediaan layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial yang berkualitas.
Rombongan Luwu Timur merasa senang dengan kesempatan belajar langsung dari pengalaman Bogor dan berharap dapat mengadopsi praktik terbaik yang relevan untuk diterapkan di Luwu Timur, sehingga ke depannya Lutim juga bisa meraih penghargaan KLA kategori Nindya.
Dengan kunjungan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Pansus DPRD Luwu Timur dapat merumuskan strategi lebih efektif untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Luwu Timur. Langkah ini diharapkan akan berdampak positif pada peningkatan kualitas hidup dan masa depan anak-anak di Luwu Timur.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News