Sambut Camaba, Rektor UNM Siapkan Sarana Pendidikan Berstandar Internasional Tiap Fakultas

Sambut Camaba, Rektor UNM Siapkan Sarana Pendidikan Berstandar Internasional Tiap Fakultas

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) siap menyambut sekitar 11 ribu mahasiswa baru pada tahun akademik mendatang.

Secara keseluruhan, penerima mahasiswa baru (PMB) di UNM berjumlah 11.424 orang yang terbagi dalam tiga jalur. Pertama jalur SNBP sebanyak 3.354, jalur SNBT 4.593 orang dan terakhir jalur Mandiri 3.469 orang.

Rektor UNM, Prof. Karta Jayadi, menjelaskan bahwa tren penerimaan mahasiswa baru setiap tahunnya konsisten, dengan jumlah yang diterima rata-rata sama seperti beberapa tahun terakhir.

Karena itu, Prof. Karta Jayadi menekankan bahwa pihaknya terus mengupdate sarana dan prasarana meskipun tidak bisa dikatakan sudah sepenuhnya lengkap.

“Anak-anak itu mungkin ada yang underestimate ketika melihat jumlah mahasiswa dengan jumlah kelas, merasa tidak seimbang. Oleh karena itu, kami padatkan penggunaan ruang kuliah di setiap unit dan fakultas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor UNM, Prof. Karta Jayadi, mengungkapkan bahwa Universitas Negeri Makassar telah menyiapkan dua sarana pendidikan berstandar internasional di masing-masing fakultas.

Dalam ruangan tersebut, Kata Prof Karta, terdapat smartboard dengan fitur screen touch, kursi, LCD, dan AC yang telah dipasang di ruang kelas.

“Kami telah membangun minimal dua kelas berstandar internasional di setiap fakultas. Ini adalah langkah awal untuk memastikan bahwa fasilitas kami memenuhi kebutuhan akademik dan standar internasional,” tambahnya.

Prof Karta juga menambahkan bahwa sarana dan prasarana lainnya terus diperbaiki. Sebagai rektor baru, fokusnya adalah memastikan kelengkapan dan standarisasi fasilitas pendidikan.

“Sebelum mahasiswa baru datang, kami sudah membagikan berbagai fasilitas seperti smartboard yang bisa screen touch, kursi, LCD, dan AC. Tidak semuanya bisa terpenuhi dalam satu waktu, tapi di setiap fakultas kami bangun minimal dua kelas berstandar, bahkan standar internasional,” jelas Prof. Karta Jayadi.

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga