Tim Pengabdian Biologi Unhas Kenalkan Produk Pangan dari Rumput Laut ke Petani Suppa

SULSELSATU.com, PINRANG – Tim Pengabdian dari Departemen Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan Diversifikasi Pangan Berbahan Dasar Rumput Laut Produksi Petani di Watang Suppa, Minggu, (7/7/2024).
Tim pengabdian yang terdiri dari Dr. Juhriah, Dr. Zaraswati Dwiyana, Dr. Magdalena Litaay, serta mahasiswa pascasarjana Biologi yaitu Rifa’atul Mahmudah, Iin Kusumawati, dan Nenis Sardiani, memperkenalkan metode pengolahan rumput laut menjadi berbagai produk pangan bergizi.
Kegiatan yang berlangsung di Watang Suppa ini melibatkan beragam pihak, termasuk Wakil Camat Suppa Andi Muliana, Babinkantibmas Kelurahan Watang Suppa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta sekitar 50 petani rumput laut beserta keluarga dan ibu rumah tangga setempat.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang kegiatan. Mereka mendapatkan banyak pengetahuan baru yang disampaikan oleh para dosen, terutama terkait pemanfaatan rumput laut yang diolah menjadi pangan bergizi.
Salah satu dosen yang terlibat, Dr. Juhriah menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menunjang ketahanan pangan keluarga di wilayah Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat dapat lebih memahami potensi besar dari rumput laut. Bukan hanya sebagai komoditas ekspor atau dijual kering, tetapi juga sebagai bahan pangan yang bisa dikonsumsi sehari-hari dan meningkatkan kualitas gizi keluarga,” katanya.
Dr. Zaraswati Dwiyana juga menambahkan pentingnya diversifikasi pangan berbahan dasar rumput laut dalam mendukung ketahanan pangan lokal.
“Dengan pengetahuan yang kami bagikan, kami ingin mendorong masyarakat untuk melihat rumput laut sebagai sumber daya yang bisa diolah menjadi produk bernilai tambah. Ini bisa menjadi peluang usaha baru yang menguntungkan sekaligus membantu menjaga ketahanan pangan di daerah ini,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Watang Suppa memperoleh pengetahuan baru mengenai pengolahan rumput laut yang lebih variatif dan bernilai gizi tinggi.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman bahwa rumput laut tidak hanya dapat dijual sebagai komoditas kering, tetapi juga diolah menjadi pangan yang dapat dikonsumsi oleh keluarga, sehingga mendukung ketahanan pangan rumah tangga.
Produk-produk hasil olahan rumput laut ini berpotensi menjadi usaha rumahan yang dapat dikomersilkan, serta pengetahuan yang didapatkan dapat disebarluaskan ke masyarakat umum.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News