PLN Jeneponto Wujudkan Mimpi Muntu Daeng Rewa Lewat Program Light Up Dream

PLN Jeneponto Wujudkan Mimpi Muntu Daeng Rewa Lewat Program Light Up Dream

SULSELSATU.com, JENEPONTO – PT PLN (Persero) UP3 Bulukumba UID Sulselrabar menggelar penyerahan Bantuan listrik gratis melalui program Light Up Dream bekerjasama dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) di Jeneponto.

Program Light Up The Dream ini sendiri merupakan program bantuan penyambungan listrik tanpa biaya hasil dari donasi yang dilakukan oleh pegawai PLN dengan tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dalam mendapatkan listrik.

Acara penyerahan bantuan Light Up The Dream berlangsung di samping kediaman penerima listrik Gratis, Muntu Daeng Rewa di Jalan Kelara, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (21/08/2024).

Hadir dalam acara tersebut, General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselraba, Budiono, Manager PLN UP3 Bulukumba, Agus Priyanto, Manager Perusahaan Listrik, (PLN) ULP Jeneponto, Raka Reviatna, Kepala Bapenda Jeneponto, Syarifuddin Lagu, Kadis Sosial Jeneponto, Nasuhan Tangnga dan Pemerintah setempat.

Penerima Bantuan Listrik Gratis, Muntu Daeng Rewa, juga diberi sembako dari pihak PLN (Dedi/sulselsatu)

General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselraba, Budiono kepada awak media mengatakan kegiatan ini merupakan aksi sosial PLN dalamrangka mewujudkan mimpi masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan listrik.

Kepedulian pegawai PLN menyisihkan sebagian rezekinya ini tak lain untuk menyalakan harapan kehidupan masyarakat yang kurang mampu dalam mendapatkan listrik agar tidak lagi menyambung ke rumah tetangganya.

“Jadi hari ini kita melaksanakan kegiatan aksi sosial melalui program light up dream yang merupakan aksi sosial yang sumber dananya dari donasi pegawai PLN. Jadi pegawai PLN setiap bulan menyisipkan penghasilannya untuk mendonasikan kepada masyarakat miskin yang butuh listrik,”katanya.

Sementara Dalamrangka Hut RI ke-79, PLN juga kata dia memebrikan kado untuk tiga ratus lebih masyarakat kurang mampu di wilayah Sulselrabar dan untuk Jenepont telah dipasangi 16 kilometer gratis ke rumah warga.

“Di Jeneponto ada 16 kepala rumah tangga yang mendapat program light up dream ini. Terus ada bantuan dari pemerintah dan Jeneponto dapat 500 lebih lebih. Bantuan ini berupa penyambungan dan instalasi dan untuk daya nya antara 450 VA dan 900 VA,”katanya.

Program ini lanjut kata dia, sudah bejalan sejak 2020 sampai sekarang.

Sementara Pj Bupati Jeneponto Junaedi Bakri diwakili oleh Kepala Bapenda Jeneponto Syarifuddin Lagu menyampaikan apreasiasi Kepada pihak PLN atas perhatiannya kepada masyarakat Jeneponto khususnya yang kurang mampu.

“Mewakili pemerintah kabupaten Jeneponto tentu mengapresiasi kegiatan ini, karena kita ketahui bersama bahwa listrik adalah kebutuhan. Dengan begitu dengan adanya bantuan listrik juga memicu pertumbuhan UMKM,”ujarnya.

Ia juga mengakui jika masih banyak masyarakat Jeneponto yang belum menikmati listrik.

“Kita lihat bersama ternyata bukan hanya di pelosok tapi ada di jantung kota masih belum memakai listrik. Kita berharap kedepannya program ini terus berlanjut dan Insya allah kita juga akan berupaya menjadikan contoh apa yang sudah dilakukan oleh pegawai PLN,”Harapnya.

Ditempat yang sama istri Muntu Daeng Rewa, Daeng Lebang (penerima manfaat) merasa terharu dengan adanya bantuan listrik gratis ini. Sebab sebelumnya banyak yang datang memfoto rumahnya namun tak ada yang terlisasi.

“Terimakasih banyak PLN, Terima kasih banyak untuk pak wartawan (Dedi) sudah membantu kami, sehingga bisa menikmati listrik tanpa harus menyambung dari tetangga lagi,”katanya dengan nada sedih.

Penulis Dedi Jentak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga