Ciptakan Generasi Berakhlak Mulia, IKA SMANSA 87 Makassar Bangun Pondok Tahfidz

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ikatan Alumni (IKA) SMANSA angkatan 87 Makassar resmi memulai pembangunan Pondok Tahfidz Darussalam, sebuah pusat pendidikan Alquran, yang terletak di Perum Griya Fajar Mas, Blok P No 4, Jalan Teduh Bersinar Alauddin, Makassar, Senin,
Acara ini dihadiri oleh sejumlah alumni SMANSA 87, termasuk Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian Djajadi, yang juga Ketua IKA SMANSA angkatan 87.
Ketua IKA SMANSA angkatan 87 Andi Rian Djajadi menekankan pentingnya kegiatan sosial dan ibadah yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ketua IKA SMANSA angkatan 87 Andi Rian Djajadi menyampaikan sambutan pada acara peletakan baru pertama pembangunan Pondok Tahfiz IKA SMANSA 87 (Sulsel satu.com, Jahir Majid)
Ia menyatakan bahwa pembangunan Pondok Tahfidz ini merupakan wujud nyata dari kontribusi IKA SMANSA 87 dalam memberikan manfaat bagi generasi mendatang, terutama dalam membina anak-anak agar mampu mendalami Alquran.
“Reuni itu bagus, tapi kita sekarang lebih memfokuskan pada kegiatan sosial yang bernilai ibadah. Salah satu wujudnya adalah pembangunan Pondok Tahfidz Darussalam ini,” ujar Andi Rian.
Ia juga mengapresiasi alumni yang telah berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial sebelumnya, seperti pembangunan Masjid Al-Mulk.
“beberapa waktu yang lalu Masjid Al Mulk kita sudah jadi dan sudah operasional tentu ini menjadi bagian dari karya sekaligus upaya dari Ikatan Alumni Smansa 87 di dalam ikut berperan di dalam menunjukkan manfaat memberikan manfaat terutama bagi warga Kota Makassar.”jelasnya.
Ketua Harian IKA SMANSA 87, Muhammad Burhanuddin, menambahkan bahwa Pondok Tahfidz ini dirancang untuk mendukung anak-anak kurang mampu agar memiliki kesempatan mendalami Alquran.
“Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan pondok tahfidz Darusalam IKA Smansa87 MKS merupakan salah satu program dari pengurus IKA Smansa87 Mks bertujuan untuk membina anak-anak yang kurang mampu untuk mendalami Alquran”jelasnya.
Ia berharap pondok ini dapat mencetak generasi yang tangguh dan berakhlak mulia sebagai benteng menghadapi pengaruh negatif arus global.
“Semoga dengan pembangunan ini, pada gilirannya melahirkan generasi tangguh yang berakhlak mulia dan sebagai benteng untuk menahan arus global yang semakin sulit dibendung termasuk dengan pengaruh negatifnya”harapnya.
(Ist)
Sementara itu, Ketua Panitia, Rahmat Usman, peletakan batu pertama pembangunan Pondok Tahfidz Darussalam menyampaikan bahwa Pondok Tahfidz Darussalam ini dibangun di atas lahan seluas 130 meter persegi dan direncanakan memiliki dua lantai, dengan daya tampung 35 hingga 40 santri.
Rahmat juga melaporkan bahwa saat ini total dana yang terkumpul mencapai Rp 251 juta, sementara biaya pembangunan diperkirakan sekitar Rp 911 juta. Dukungan terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk sumbangan semen dari mantan pimpinan BPD Sulselbar, Haji Amri.
Pondok Tahfidz Darussalam diharapkan menjadi pusat pendidikan yang tidak hanya mengajarkan hafalan Alquran, tetapi juga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, dengan harapan dapat berfungsi sebagai salah satu pusat pendidikan kebanggaan di Kota Makassar.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News