Siswa SMP Negeri 1 Binamu Jeneponto Antusias Terima Program Makan Siang Gratis dari Presiden

Siswa SMP Negeri 1 Binamu Jeneponto Antusias Terima Program Makan Siang Gratis dari Presiden

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Program Makan Siang Gratis yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah mulai dilaksanakan di Kabupaten Jeneponto. Program ini menyediakan 3.195 porsi makanan bergizi secara gratis untuk pelajar, balita, dan ibu hamil.

Makanan bergizi tersebut disalurkan kepada anak-anak dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK, serta ibu hamil, melalui Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola oleh Yayasan Naranu Bangun Bangsa (YNBB). Dapur ini berlokasi di Jalan Ishak Iskandar, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu.

Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Muhammad Amin, menjelaskan bahwa program makan siang gratis ini sudah berlangsung selama tiga hari di Jeneponto, dengan satu dapur yang beroperasi.

“Dapur lainnya akan segera ditambahkan. Setiap hari, dapur ini menyiapkan 3.195 porsi makanan yang dibagikan kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan, ibu hamil, serta pendamping dari Kodim,” ungkap Letkol Inf Muhammad Amin, Rabu (08/01/2025).

Penjabat (PJ) Bupati Jeneponto, Reza Faisal Saleh, menyambut baik pelaksanaan program makan siang gratis ini dan merasa bersyukur bahwa program tersebut telah dimulai di Jeneponto.

“Pemkab Jeneponto mendukung penuh program makan bergizi gratis ini, dan Alhamdulillah sudah mulai berjalan,” ujarnya.

Sementara Kepala SMP Negeri 1 Jeneponto, Basri, memberikan apresiasi atas program ini. Ia mengungkapkan bahwa program makan siang gratis sangat membantu para siswa dan orang tua dalam menghemat uang jajan, serta mendukung siswa yang kurang mampu agar tidak perlu khawatir kelaparan saat belajar.

“Para siswa sangat senang karena mereka tidak perlu repot membawa bekal atau membeli makan siang. Ini sangat membantu mereka,” ujar Basri.

Basri juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas terlaksananya program ini, dan menanggapi isu yang beredar mengenai kualitas makanan.

Ia menegaskan bahwa tuduhan mengenai nasi basi dan sayur yang tidak segar adalah tidak benar.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden atas adanya program ini. Mengenai isu yang beredar bahwa nasi basi dan sayur tidak segar, itu tidak benar,” jelas Basri.

Penulis: Dedi Jentak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga