Resmikan Kelas Terstandar, Rektor UNM Pastikan 100 Ruangan Rampung Tahun Ini

Resmikan Kelas Terstandar, Rektor UNM Pastikan 100 Ruangan Rampung Tahun Ini

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan berkualitas bagi mahasiswa. Kali ini Rektor UNM, Prof. Karta Jayadi, meresmikan Kelas Terstandar.

 

Prof. Karta menegaskan bahwa kenyamanan mahasiswa dalam belajar adalah prioritas utama. Ia menekankan bahwa ruang kelas harus memiliki ukuran yang ideal, tidak terlalu luas maupun sempit, agar fokus belajar tetap terjaga.  

“Kelas ini harus nyaman. Tidak boleh terlalu luas atau terlalu sempit supaya mahasiswa bisa lebih fokus. Kalau tidak bisa dingin, minimal tidak boleh panas. Selain itu, satu kursi harus untuk satu mahasiswa agar lebih nyaman,” ujarnya.  

Kelas Terstandar yang diresmikan ini bukan sekadar ruang belajar biasa. Prof. Karta Jayadi menyebutkan bahwa setiap ruangan dilengkapi dengan Wi-Fi berkecepatan tinggi, sistem multimedia interaktif, serta akses langsung ke sumber pembelajaran digital.

Pemotongan pita dalam rangka peresmian Ruangan Kelas Terstandar di UNM (Ist)

 

Dengan adanya fasilitas ini, Prof Karta berharap mahasiswa bisa menikmati metode pembelajaran yang lebih dinamis dan inovatif.

“Kami ingin menciptakan suasana belajar yang membuat mahasiswa betah. Kelas ini dilengkapi Wi-Fi, sistem pembelajaran berbasis digital, serta fasilitas multimedia untuk menunjang pembelajaran lebih interaktif,” tambahnya.  

Guru besar antropologi seni UNM itu, menargetkan pembangunan 100 kelas terstandar rampung tahun ini, dengan tambahan hingga 200 kelas selama masa kepemimpinannya sebagai Rektor UNM. Ia memastikan bahwa setiap kelas memenuhi standar kenyamanan sebelum masa jabatannya berakhir.  

Selain peningkatan kualitas ruang belajar, UNM juga berfokus pada perbaikan infrastruktur kampus lainnya, seperti toilet, koridor, dan akses antar-gedung. Tujuannya, agar mahasiswa lebih nyaman saat berpindah lokasi perkuliahan tanpa harus khawatir dengan cuaca.  

“Dalam tiga tahun terakhir, kami terus melakukan perbaikan. Targetnya, semester depan jumlah kelas terstandar bertambah menjadi 200 ruangan. Setelah itu, fokus kita adalah pemeliharaan dan peningkatan fasilitas lainnya,”ungkapnya.  

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga