PERLUHMI Didorong Jadi Mitra Strategis Pembinaan Hukum Nasional

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Organisasi profesi memiliki peran penting dalam menjaga integritas dan meningkatkan profesionalisme anggotanya.
Hal ini ditegaskan oleh Kepala Pusat Pembudayaan dan Bantuan Hukum Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), C. Kristomo, dalam pembukaan Sosialisasi Organisasi Persatuan Penyuluh Hukum Seluruh Indonesia (PERLUHMI) yang digelar secara virtual pada Selasa (29/4/2025).
Acara yang diikuti oleh 229 penyuluh hukum dari seluruh Indonesia ini menjadi momentum penguatan peran organisasi profesi dalam bidang penyuluhan hukum.
“Organisasi profesi seperti PERLUHMI sangat penting untuk menjaga marwah dan etika profesi penyuluh hukum. Profesionalisme adalah fondasi kepercayaan publik terhadap kerja kita,” ujar Kristomo dalam sambutannya.
Kristomo juga menyampaikan harapannya agar PERLUHMI dapat menjadi mitra strategis bagi BPHN dalam mendukung pelaksanaan berbagai program nasional di bidang pembinaan hukum. Ia mendorong agar para penyuluh hukum aktif berorganisasi dan menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas.
Selain sambutan, sosialisasi juga memuat pemaparan rencana kerja awal PERLUHMI, seperti pembentukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Daerah (DPD), pembahasan skema iuran anggota, hingga penyusunan kode etik dan pola hubungan kerja organisasi. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Penyuluh Hukum Ahli Utama BPHN.
Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Kanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan, Heny Widyawati, mengapresiasi kehadiran PERLUHMI sebagai wadah profesional penyuluh hukum. Ia menyatakan telah menugaskan para penyuluh hukum di wilayahnya untuk mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk dukungan.
“Kami menyambut baik terbentuknya PERLUHMI. Ini merupakan langkah maju dalam memperkuat kualitas penyuluhan hukum di masyarakat,” ujar Heny.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News