Jamaah Haji Kloter 40 Jeneponto Tiba 10 Juli, Penjemputan Hanya di Masjid Agung

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Pemerintah Kabupaten Jeneponto resmi menetapkan jadwal pemulangan Jamaah Haji Kloter 40 tahun 2025. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, pada Senin (7/7/2025) di Ruang Rapat Wakil Bupati.
Rakor dihadiri sejumlah pejabat lintas sektor, termasuk Inspektur Daerah, Asisten I Setda, Kadis Perhubungan, Kadis Kominfo, Kabag Ops Polres Jeneponto, perwakilan Kemenag Jeneponto, serta panitia pemulangan jamaah.
Kabag Kesra Abdul Rahmat Lili menyampaikan bahwa Jamaah Haji Kloter 40 dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Kamis, 10 Juli 2025 pukul 07.30 WITA, lalu disambut secara resmi oleh Pemkab Jeneponto di Asrama Haji Sudiang.
“Setelah disambut, jamaah akan diberangkatkan ke Jeneponto dan diperkirakan tiba di Masjid Agung Jeneponto sekitar pukul 14.00 WITA,” ujarnya.
Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam proses pemberangkatan jamaah haji, serta mengingatkan pentingnya pelayanan terbaik saat pemulangan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, instansi, dan aparat yang sudah bekerja keras. Semoga proses pemulangan berjalan lebih baik dan penuh keberkahan,” katanya.
Ketentuan Penting Pemulangan Jamaah:
Tiba di Bandara Sultan Hasanuddin: Kamis, 10 Juli 2025 pukul 07.30 WITA
Penyambutan Resmi:
– Asrama Haji Sudiang, dihadiri Bupati dan Wakil Bupati
Kedatangan di Jeneponto:
– Masjid Agung, pukul 14.00 WITA
– Penjemputan oleh Keluarga: Hanya diperbolehkan di Masjid Agung Jeneponto
– Pengambilan Barang Jamaah: Di Kantor Kementerian Agama Jeneponto (jadwal menyusul)
Pemerintah daerah menekankan agar seluruh pihak mematuhi prosedur yang telah disepakati demi menjaga kelancaran, keamanan, dan kekhidmatan proses pemulangan jamaah.
“Ini bagian dari pelayanan kita terhadap tamu-tamu Allah. Mari kita sambut mereka dengan tertib dan penuh rasa syukur,” tutup Islam Iskandar.
Reporter: Dedi Jentak
Cek berita dan artikel yang lain di Google News