Peran DPRD Luwu Timur dalam Memperkuat Gerakan Pramuka dan Ketahanan Bangsa di Hari Jadi ke-64

SULSELSATU.com, Luwu Timur – Peringatan Hari Jadi Pramuka ke-64 Tingkat Kabupaten Luwu Timur digelar meriah di Lapangan Pendidikan, Malili, Selasa (19/8/2025). Kegiatan ini mengangkat tema nasional “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa” yang menjadi spirit utama dalam memperkokoh semangat kebangsaan dan kepemudaan di daerah.
Hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Luwu Timur, Sarkawi Hamid, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bina Muda Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Luwu Timur. Sarkawi mewakili pimpinan DPRD dalam mengikuti apel akbar gerakan Pramuka yang berlangsung penuh khidmat.
Selain upacara peringatan, rangkaian kegiatan juga mencakup beberapa agenda penting. Salah satunya adalah penyerahan sertifikat pelatih Kwarda Sulawesi Selatan kepada tiga pelatih Kwartir Cabang Luwu Timur. Para pelatih yang menerima sertifikat tersebut yakni Anwar Sada, S.Pd., M.Si. selaku Kepala Pusdiklatcab Lutim, Andi Nurlaelah, S.Pd., M.Pd. sebagai Wakapusdiklatcab Lutim, serta Widyawati, S.Pd. yang merupakan anggota Pusdiklatcab Lutim.
Tidak kalah penting, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelepasan kontingen Luwu Timur yang akan mengikuti World Muslim Scout Jambore 2025 di Cibubur, Jakarta. Kontingen tersebut berasal dari Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo, Kecamatan Burau. Pelepasan secara simbolis ditandai dengan pemasangan rompi kepada anggota kontingen oleh Bupati Luwu Timur.
Selain itu, dilakukan pula pelepasan kontingen Indaba 1 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang ditandai dengan penyerahan bendera kontingen kepada Ketua Kontingen sebagai bentuk dukungan penuh dari pemerintah daerah dan organisasi Pramuka kepada para peserta.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen bersama dalam membina generasi muda yang berkarakter, disiplin, serta memiliki semangat kebangsaan tinggi, sejalan dengan tema nasional yang diusung tahun ini. DPRD Luwu Timur melalui perwakilannya, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan bangsa melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi kepemudaan.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News