PKS Sulsel Ramaikan Jelang Muswil dengan Lomba Futsal, Catur, dan Merias Masakan

PKS Sulsel Ramaikan Jelang Muswil dengan Lomba Futsal, Catur, dan Merias Masakan

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan siap menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) 2025 yang akan berlangsung selama dua hari mulai 23-24 Agustus 2025.

Kegiatan ini tidak hanya berisi agenda formal partai, tetapi juga dikemas dengan sejumlah lomba yang melibatkan kader dari seluruh kabupaten/kota.

Ketua Panitia Muswil PKS Sulsel, Kasman, menjelaskan bahwa hari pertama Muswil diisi dengan kegiatan outdoor berupa lomba futsal antar-DPW dan DPD dari 24 kabupaten/kota, lomba catur, serta lomba merias masakan.

“Kenapa ada kegiatan fun seperti ini? Karena selain program serius, kami juga ingin menghadirkan acara yang bisa menghibur kader dan masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi antar-kader di daerah maupun kota,” ungkap Anwar, disela-sela kegiatan pelaksanaan lomba di Lapangan Goro, Makassar pada Sabtu (23/8/2025).

Kasman menyebut antusiasme peserta cukup tinggi. Lomba futsal diikuti oleh 31 tim dari 24 kabupaten/kota, kecuali Toraja dan Toraja Utara. Untuk lomba catur tercatat 40 peserta, sementara lomba hias tumpeng diikuti 19 tim.

“Jadi tidak semua DPD ikut, tapi mayoritas berpartisipasi,” jelas Kasman.

Sementara itu Ketua DPW PKS Sulsel, Anwar Faruq menyebut Muswil PKS 2025 digelar serentak di 38 provinsi secara daring. Acara inti berupa pembacaan SK dan pengukuhan pengurus akan dipimpin langsung oleh DPP PKS melalui Zoom yang berlangsung pada Minggu 24 Agustus.

“Tradisi Muswil PKS memang digelar lima tahun sekali. Bedanya, tahun ini pelantikan dilakukan serentak secara nasional, baru pertama kali dilakukan. Serentak ini menunjukkan soliditas,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk tingkat kabupaten/kota, pelantikan akan dilaksanakan dalam Musda pada 6–7 September mendatang.

“Kalau di tingkat wilayah dilantik oleh DPP, maka untuk kabupaten/kota dilantik oleh DPW,” ujarnya.

Di sisi lain, Anwar juga menyinggung dukungan PKS terhadap pemerintah. Menurutnya, PKS di setiap tingkatan siap mendukung program pemerintah sepanjang tidak merugikan masyarakat.

“Di tingkat provinsi, PKS juga cukup bersuara di DPRD. Itu bukan untuk menghalangi, tapi demi kebaikan. Bahkan kemarin kami bertemu dengan Pak Gubernur dan menyatakan bahwa PKS mendukung pemerintah,” katanya.

Namun, ia mengakui masih ada tantangan besar di Toraja dan Toraja Utara. Menurutnya, persoalan di sana bukan soal agama, melainkan citra PKS yang masih dianggap eksklusif.

“Itu yang harus kita ubah. Kami turun memberikan edukasi politik, sosialisasi, dan kerja-kerja nyata untuk membangun kepercayaan masyarakat,” terang Anwar.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga