Makassar Targetkan 50 Persen Transaksi Parkir Digital pada 2026

SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menargetkan 50 persen transaksi parkir di kota ini sudah berbasis digital atau QRIS pada 2026.
Target tersebut diumumkan Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali (ARA), dalam peluncuran Digitalisasi Parkir Kota Makassar di Jalan WR Supratman.
ARA menegaskan, digitalisasi parkir penting untuk meningkatkan transparansi transaksi dan mengurangi kebocoran pendapatan daerah.
Untuk mendukung program ini, Perumda Parkir menggandeng TNI dan Polri membentuk Satgas Ketertiban Parkir.
“2025-2026, 50 persen parkir di Makassar pakai QRIS. Kami butuh dukungan TNI-Polri. Pak wali juga minta dibuatkan satgas untuk uji petik,” kata ARA, Selasa (2/9/2025).
Sebagai proyek percontohan, transaksi parkir digital akan diterapkan di 16 titik di Kecamatan Ujung Pandang dengan melibatkan 27 juru parkir. Beberapa lokasi awal antara lain Jalan Somba Opu dan Jalan WR Supratman.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menilai digitalisasi ini dapat menekan kebocoran PAD dan memperbaiki citra layanan parkir yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
“Ini jawaban soal parkir yang dianggap tidak terkontrol karena sistemnya manual. Dengan digitalisasi, pelayanan bisa lebih maksimal dan tarif lebih transparan,” ujarnya.
Munafri juga meminta Perumda Parkir menjajaki kerja sama pengelolaan parkir gedung untuk mengurangi kepadatan kendaraan di tepi jalan akibat keterbatasan lahan parkir di kota ini.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News