UPA Wisuda 368 Mahasiswa, Rektor Dorong Lulusan Jadi Pencipta Lapangan Kerja

UPA Wisuda 368 Mahasiswa, Rektor Dorong Lulusan Jadi Pencipta Lapangan Kerja

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Patria Artha (UPA) Makassar kembali mewisuda 368 mahasiswa dari program Diploma Tiga (D3), Sarjana (S1), dan Magister (S2) pada Wisuda ke-VI Periode X, di hotel Claro Makassar, Sabtu (6/9/2025).

Para sarjana yang mengikuti proses wisuda berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan ada yang dari luar negeri, yakni Timor Leste.

Rektor UPA, Bastian Lubis, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian nyata di masyarakat. 

Ia berharap lulusan UPA tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru.

“Untuk program D3 dan S1, saya harapkan lebih fokus menciptakan lapangan kerja. Sementara lulusan magister diarahkan pada riset agar bisa berkembang di dunia usaha yang semakin kompetitif,” kata Bastian.

Lebih lanjut, Bastian menyebut tiga pilar utama yang menjadi bekal mahasiswa UPA, yakni pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude). 

Menurutnya, sikap disiplin adalah modal utama keberhasilan di dunia kerja. “Knowledge kita perkuat, skill kita tingkatkan, dan attitude harus dijaga. Tanpa disiplin, sulit untuk maju,” ujarnya.

Selain itu, Bastian menyampaikan keunggulan UPA yang membekali mahasiswa dengan sertifikasi kompetensi. Lulusan UPA, kata dia, tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga sertifikat keahlian yang diakui dunia kerja. “Di bidang ekonomi misalnya ada sertifikasi CFN dan CFA. Mahasiswa diuji sejak kuliah sehingga siap kerja, bukan sekadar teori,” tambahnya.

Bastian menyampaikan dengan visi utama UPA. Ia mengatakan UPA berkomitmen untuk melahirkan lulusan yang tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.

“Kami bukan hanya mencetak pencari kerja, tetapi pencipta lapangan kerja. Inilah kontribusi nyata Universitas Patria Artha untuk Indonesia Timur dan dunia,” pungkasnya.

Kisah Inspiratif Wisudawan

Momentum Wisuda kali ini menghadirkan kisah inspiratif. Siti Maryam, mahasiswa asal Desa Tanah Liat, Tana Tidung, Kalimantan Utara, berhasil meraih gelar Diploma Tiga Kebidanan berkat beasiswa penuh dari Yayasan Patria Artha.

“Awalnya saya pikir tidak mungkin bisa kuliah, apalagi harus merantau jauh. Tapi berkat beasiswa, saya bisa sampai di sini. Hari ini benar-benar seperti mimpi jadi kenyataan,” kata Maryam dengan mata berkaca-kaca.

Maryam bertekad kembali ke kampung halamannya untuk mengabdi di bidang kesehatan ibu dan anak.

Wisudawan Asing dari Timor Leste

Tak hanya dari Indonesia, UPA juga mewisuda mahasiswa asing. Jhony Francisco Asquele, tenaga kesehatan asal Timor Leste, lulus sebagai Sarjana Keperawatan melalui program karyawan berbasis online. Selama 3 tahun 9 bulan menempuh pendidikan, ia berhasil meraih IPK 3,46.

“Program online ini sangat memudahkan, saya bisa tetap bekerja sambil kuliah. Saya bersyukur dan berterima kasih kepada kampus yang selalu mendukung,” ujar Jhony, yang bekerja di sebuah rumah sakit pemerintah di negaranya.

Dalam beberapa tahun terakhir, UPA semakin diminati mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk Kalimantan Utara, Papua, hingga Timor Leste. Program beasiswa serta fleksibilitas sistem kuliah menjadi daya tarik utama, terutama bagi mahasiswa kurang mampu maupun pekerja yang ingin melanjutkan studi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga