Harap Ada Regenerasi, Muchlis Misbah Jagokan Irmawati Sila di Muscab Hanura Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinamika politik internal Partai Hanura di Kota Makassar mulai menghangat jelang Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan berlangsung bulan depan.
Sekretaris DPC Hanura Makassar, Muchlis Misbah, menegaskan bahwa peluang untuk menjadi ketua terbuka lebar seiring mundurnya Ketua DPC Hanura Makassar, Muhammad Yunus, yang tidak lagi maju.
“Menurut informasi, Pak Muhammad Yunus sudah tidak mau maju. Itu artinya peluang besar terbuka bagi siapa saja, termasuk figur eksternal, untuk mendaftar menjadi ketua DPC Hanura Kota Makassar,” kata Muchlis usai menghadiri pelantikan pengurus DPD Hanura Sulsel di Hotel Four Point Makassar, Sabtu (20/9/2025).
Meski pendaftaran resmi belum dibuka, Muchlis mengimbau kepada kader maupun tokoh di luar partai yang memiliki komitmen membesarkan Hanura agar tidak ragu maju dalam kontestasi Muscab.
“Silakan siapa saja yang ingin berkontribusi membesarkan Hanura, pintunya terbuka lebar,” tambahnya.
Muchlis sendiri mengaku nyaman dengan posisinya sebagai sekretaris. Namun ia memberi sinyal dukungan kepada Anggota DPRD Makassar dari Fraksi Hanura, Irmawati Sila, untuk maju sebagai ketua.
“Kalau harapan saya, Haji Irmawati mau maju. Itu akan jadi paket dahsyat, beliau ketua dan saya tetap sekretaris,” ujarnya.
Lebih jauh, Muchlis menegaskan bahwa tantangan utama DPC Hanura Makassar pasca-Muscab adalah membangun struktur kepengurusan hingga ke tingkat kecamatan dan ranting. Baginya, penguatan struktur merupakan fondasi penting bagi partai untuk lebih dekat dengan masyarakat.
“Kalau struktur terbentuk sampai kelurahan, Hanura bisa kembali eksis. Minimal kita target satu kursi di setiap dapil, sehingga lima kursi di DPRD Makassar bisa diraih kembali,” tegasnya.
Muchlis juga menekankan pentingnya perekrutan kader baru yang potensial dan berintegritas. Hal ini sejalan dengan arahan Ketua DPD Hanura Sulsel, Andi Muhammad Mappanyukki, yang menargetkan setiap DPC melakukan konsolidasi dan memperluas basis kaderisasi.
“Kalau tidak ada kader baru, stok pencalegan akan berkurang. Ini saatnya kita siapkan kader untuk masa depan,” katanya.
Menutup pernyataannya, Muchlis berharap pengurus DPD Hanura Sulsel yang baru dilantik dapat fokus pada dua agenda utama: membenahi pengurus kabupaten/kota serta memperkuat komunikasi dengan DPC.
“Tanpa komunikasi yang baik antara DPD dan DPC, mustahil partai ini bisa besar. Itu yang harus disinkronkan,” tandasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News