Bupati Selayar Lantik Darmawang sebagai Dirut Perumda Air Minum Tirta Tanadoang

Bupati Selayar Lantik Darmawang sebagai Dirut Perumda Air Minum Tirta Tanadoang

SULSELSATU.com, SELAYAR – Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Dewan Pengawas serta Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Tanadoang, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati pada Selasa (14/10/2025).

Dalam pelantikan tersebut, Finriyani Arifin ditetapkan sebagai Dewan Pengawas, sementara Darmawang resmi menjabat sebagai Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Tanadoang. Kegiatan ini turut dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan manajemen Perumda Tirta Tanadoang.

Dalam sambutannya, Bupati Natsir Ali menekankan pentingnya profesionalitas, integritas, serta koordinasi yang kuat di tubuh perusahaan daerah. Ia mengingatkan agar berbagai persoalan internal yang pernah terjadi sebelumnya tidak kembali terulang.

“Kita tidak ingin lagi ada penolakan atau permasalahan di internal. Dewan pengawas harus bekerja profesional dan objektif sesuai koridor hukum,” tegas Natsir.

Bupati juga mendorong adanya sinergi antara Perumda Tirta Tanadoang dan BUMD lainnya, serta membuka peluang kerja sama dengan pihak investor untuk memperluas potensi usaha dan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat.

“Komitmen dan integritas harus menjadi dasar utama. Dengan itu, kita bisa tumbuh tangguh dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berpesan agar jajaran direksi dan pengawas menjaga amanah dengan penuh tanggung jawab, membangun kerja sama yang harmonis, serta berfokus pada peningkatan pelayanan publik.

“Bangun solidaritas internal, bekerja dengan hati, dan utamakan kepentingan masyarakat. Perumda adalah instrumen penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik,” kata Natsir.

Ia juga menegaskan bahwa arah kebijakan Perumda Tirta Tanadoang harus sejalan dengan Asta Cita Presiden dan visi-misi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Susun kontrak kinerja dengan target yang terukur setiap tahun. Tantangan ke depan tidak ringan, apalagi dengan keterbatasan anggaran. Karena itu, kita harus berinovasi dan adaptif,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga