Rudianto Lallo Gelar Reses di Polres Jeneponto, Janji Perjuangkan Penambahan Polsek dan Personel

Rudianto Lallo Gelar Reses di Polres Jeneponto, Janji Perjuangkan Penambahan Polsek dan Personel

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Rudianto Lallo, melaksanakan kegiatan reses masa sidang I Tahun 2025–2026 di Mapolres Jeneponto, Selasa (21/10/2025). Kegiatan ini berlangsung di aula lantai dua markas kepolisian dan disambut hangat oleh Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan, para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta Bhabinkamtibmas dari seluruh kecamatan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, yang secara langsung menyaksikan dialog antara Rudianto Lallo dengan jajaran kepolisian mengenai tantangan dan kebutuhan riil yang dihadapi Polres Jeneponto.

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Widi Setiawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Rudianto Lallo, dan menyebutnya sebagai bentuk perhatian sekaligus motivasi bagi institusi yang ia pimpin.

“Kedatangan Bapak merupakan suatu kebanggaan, sekaligus menjadi semangat dan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja ke depan,” ujar AKBP Widi Setiawan.

Ia kemudian memaparkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Jeneponto yang dinilai relatif kondusif. Namun demikian, ia menekankan adanya beberapa persoalan krusial, terutama menyangkut keterbatasan personel dan fasilitas kepolisian.

Menurut AKBP Widi, saat ini Polres Jeneponto hanya memiliki sekitar 300 lebih personel aktif, jauh di bawah kebutuhan ideal yang mencapai lebih dari 800 lebih personel. Selain itu, dari 11 kecamatan yang ada, baru enam kantor Polsek di Jeneponto

“Idealnya, setiap kecamatan memiliki satu Polsek. Kami masih membutuhkan lima Polsek tambahan untuk mendekatkan pelayanan dan memperkuat pengamanan wilayah,” tegasnya.

Masalah lain juga ia sampaikan, keterbatasan jumlah Bhabinkamtibmas, di mana satu personel kerap kali harus mencakup dua hingga tiga desa, sehingga pembinaan masyarakat belum berjalan maksimal sehingga diharapkan adanya penambahan personel untuk Polres Jeneponto.

Menanggapi hal tersebut, Rudianto Lallo menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan penambahan personel dan pembangunan Polsek baru di Jeneponto. Ia bahkan meminta secara langsung agar Polres Jeneponto segera menyiapkan proposal pengajuan guna diproses dan diperjuangkan di tingkat pusat.

“Saya akan menyuarakan aspirasi ini di pusat. Jika lima Polsek baru bisa dibangun, maka personel otomatis juga akan bertambah. Ini penting demi peningkatan pelayanan dan keamanan masyarakat,” tegas Rudianto.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pendekatan yang menurutnya harus lebih humanis dalam penanganan kasus narkoba. Ia menekankan agar Satnarkoba lebih fokus pada pemberantasan pengedar dan bandar, bukan para pengguna, yang menurutnya adalah korban.

“Pengguna narkoba adalah korban. Penegakan hukum seharusnya diarahkan pada pemberantasan pengedar dan bandar itu yang harus ditangkap,” katanya.

Setelah agenda di Mapolres Jeneponto, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dan sesi foto bersama.

Selanjutnya, Rudianto Lallo melanjutkan agenda resesnya dengan berkunjung ke Desa Bantimanurung, Kecamatan Bangkala, tepatnya di kediaman Karaeng Lolo.

Di sana, ia berdialog langsung dengan warga dan menyalurkan bantuan sembako serta dana untuk pembangunan masjid yang berlokasi dekat rumah Kepala Desa Bantimanurung.

Penulis: Dedi Jentak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga