Wali Kota Makassar Lantik Pejabat Baru, Tekankan Kolaborasi dan Pengabdian untuk Kota

Wali Kota Makassar Lantik Pejabat Baru, Tekankan Kolaborasi dan Pengabdian untuk Kota

SULSELSATU.com MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali melakukan perombakan pejabat di lingkup Pemerintah Kota Makassar. Dalam pelantikan yang digelar Selasa (28/10/2025), sejumlah pejabat administrasi resmi menempati posisi baru, termasuk sosok dari luar lingkungan Pemkot yang kini bergabung memperkuat jajaran birokrasi kota.

Munafri menyebut pelantikan kali ini menjadi momen istimewa karena melibatkan figur eksternal, yakni Asur, yang dikenal berpengalaman dalam bidang investigasi dan penanganan kasus di lembaga seperti KPK dan Kejaksaan.

“Hari ini spesial, karena kita melantik pihak yang berasal dari luar lingkup Pemerintah Kota Makassar untuk bergabung bersama kita. Artinya pemerintah sangat konsen terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi, dan dibutuhkan tim yang mampu menganalisis serta menyelesaikannya dengan cepat dan tepat,” ujar Munafri.

Ia menegaskan, dinamika rotasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan bukan berarti pejabat baru lebih baik dari sebelumnya. Menurutnya, setiap perubahan membawa tanggung jawab dan tantangan baru yang membutuhkan konsentrasi, pengabdian, dan pengorbanan.

“Tidak ada jabatan yang bagus atau tidak bagus. Yang ada adalah keikhlasan dalam pengabdian. Pergantian ini adalah bagian dari perjalanan organisasi,” tegasnya.

Dalam arahannya, Munafri juga menyoroti pentingnya kerja tim dan kolaborasi antar perangkat daerah, khususnya dalam menyelesaikan persoalan aset dan hukum di Kota Makassar. Ia menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya, seperti Ishak, yang kini difokuskan menangani persoalan pertanahan.

Selain itu, ia menugaskan Ismail untuk memperkuat Dinas Pemadam Kebakaran agar semakin sigap dan preventif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pemadam harus hadir lebih cepat dari kebakaran. Antisipasi jauh lebih penting dari menghadapi kejadian. Sosialisasi bahaya kebakaran kepada masyarakat itu sangat penting,” katanya.

Munafri juga menegaskan pentingnya membangun sistem pemerintahan yang solid dan terintegrasi agar pelayanan publik dapat berjalan optimal.

“Tidak ada sektor yang boleh berjalan sendiri. Pemerintahan akan gagal jika ada satu bagian yang lepas dari sistem. Semua harus saling menguatkan,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik dan mengingatkan bahwa esensi jabatan adalah pengabdian kepada masyarakat dan kota.

“Tidak ada posisi yang enak atau tidak enak. Yang ada hanyalah ketulusan untuk bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Makassar,” tutup Munafri.

Mereka yang Dilantik.

Eselon III:

1. Asrul Alimina
Jabatan asal: Jaksa Ahli Madya pada Badan Diklat Kejaksaan RI
Jabatan baru: Kepala Bagian Hukum

2. Safari Abustam
Jabatan lama: Kabid Penyelamatan Dinas Damkarmat
Jabatan baru: Sekretaris Dinas Damkarmat

3. Dr. Fadly
Jabatan lama: Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Dinas Perikanan dan Pertanian
Jabatan baru: Kepala Bagian Organisasi

4. Muh. Izhar Kurniawan
Jabatan lama: Kepala Bagian Hukum Setda Makassar
Jabatan baru: Kepala Bidang Pengadaan dan Pemanfaatan Tanah Dinas Pertanahan

5. Ismail Abdullah
Jabatan lama: Kepala Bidang Pengadaan dan Pemanfaatan Tanah Dinas Pertanahan
Jabatan baru: Kepala Bidang Penyelamatan Dinas Damkarmat

Eselon IV:

6. Andi Indarwati
Jabatan lama: Kepala Bagian Organisasi
Jabatan baru: Analis SDM Aparatur Ahli Madya Unit Kerja Setda Makassar

7. Sofyan
Jabatan lama: Penelaah Teknik Kebijakan
Jabatan baru: Analis SDM Aparatur Ahli Madya Unit Kerja BKPSDMD

8. Masfufah
Jabatan lama: Penelaah Teknik Kebijakan Dinas Sosial
Jabatan baru: Lurah Bontoala.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga