Buka Rakerda, Sekjen Herman Khaeron Ingatkan Kader Demokrat Sulsel: Jangan Tidur

Buka Rakerda, Sekjen Herman Khaeron Ingatkan Kader Demokrat Sulsel: Jangan Tidur

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Claro Makassar, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri Sekjen DPP Demokrat Herman Khaeron bersama sejumlah pengurus pusat, serta para kader partai dari tingkat eksekutif hingga legislatif serta pengurus DPC Demokrat se-Sulsel.

Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ni’matullah Erbe, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan institusi sebagai fondasi organisasi yang kokoh. Ia mengingatkan seluruh kader, khususnya para ketua DPC, untuk terus menjaga koordinasi dan konsolidasi partai menjelang agenda politik 2029.

“Berorganisasi itu berkoordinasi. Kalau tidak ada koordinasi, tidak ada organisasi,” tegas Ni’matullah.

“Kita memilih tema penguatan institusi karena partai politik bukan sekadar kumpulan orang, tapi sebuah lembaga yang memiliki ideologi, visi, misi, norma, dan etika. Kalau semua itu kita bangun bersama, institusi ini akan kuat,” lanjutnya.

Eks Wakil Ketua DPRD Sulsel itu juga mengingatkan bahwa kekuatan partai tidak hanya diukur dari logistik semata, tetapi dari struktur dan nilai ideologis yang kokoh.

“Sekarang ini banyak yang menganggap logistik itu utama. Padahal tanpa ideologi, tanpa visi, tanpa struktur yang kuat, logistik pun tak banyak berguna,” ujarnya.

Ni’matullah menilai Rakerda menjadi momentum penting bagi seluruh kader untuk meneguhkan kembali peran partai politik sebagai wadah perjuangan rakyat, bukan sekadar kendaraan elektoral.

Sementara itu, Sekjen DPP Demokrat Herman Khaeron dalam arahannya menegaskan bahwa Rakerda harus menjadi langkah awal untuk menatap pemilu 2029 dengan lebih terencana dan solid.

“Rakerda ini bukan seremonial. Ini langkah awal untuk menentukan tujuan organisasi. Tetapkan target realistis berapa kursi yang ingin diraih Demokrat Sulsel ke depan,” kata Herman.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat idealisme di tengah politik yang sering kali pragmatis.

“Bolehlah orang lain berpikir uang. Tapi saya yakin, perpaduan antara idealisme dan realitas yang diajarkan Pak SBY adalah kunci. Politik itu bukan soal amplop di ujung, tapi soal kedekatan dan pengabdian kepada rakyat,” ujarnya.

Herman menegaskan bahwa kader Demokrat harus hadir di tengah masyarakat, membuka pintu-pintu aspirasi, dan membuktikan bahwa partai ini tetap konsisten memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

“Bagi Demokrat, politik itu mensejahterakan rakyat. Minimal, bukalah pintu DPC dan DPD untuk menampung aspirasi masyarakat. Kalau tak bisa diurus kabupaten, kolaborasikan dengan provinsi, bahkan sampai pusat,” pesan Herman.

Dalam kesempatan itu, Herman juga menyampaikan arahan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar seluruh jajaran partai tetap bergerak aktif.

“Ketua Umum berpesan, jangan tidur, jangan koma, gaspol! Rakyat masih menaruh harapan kepada Demokrat,” tegasnya disambut tepuk tangan kader.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga