SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ekonomi Sulsel periode triwulan ketiga 2025 tumbuh menjadi 5,01 persen. Lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar 4,94 persen.
Kepala Bank Indonesia (BI) Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, pertumbuhan ekonomi Sulsel berada diperingkat 19 secara nasional.
Baca Juga : Terinspirasi Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?, Netzme Hadirkan Numofest di Makassar
“Pertumbuhan ekonomi Sulsel didorong dari meningkatnya konsumsi rumah tangga. Pengeluaran makanan dan non-makanan seperti biaya kesehatan dan pendidikan,” uajr Rizki dalam Bincang Bareng Media di Makassar, Senin (17/11/2025).
Selain itu, pendorong utama pertumbuhan ekonomi Sulsel dari sisi lapangan usaha adalah dari pertanian.
Lapangan usaha pertanian tumbuh sejalan dengan panan gadu dan kenaikan produksi padi dan jagung.
Baca Juga : Asbisindo Sulsel Kolaborasi Bersama BI dan OJK Perkuat SDM Perbankan Syariah
“Pertumbuhan ekonomi Sulsel juga didorong oleh aktivitas distribusi dan peningkatan penjualan barang bukan mobil dan motor. Kemudian meningkatnya pengadaan semen serta realisasi investasi PMA dan PMDN,” kata Rizki.
Rizki menyebutkan, ekonomi Sulsel diprakirakan stabil dengan inflasi tetap terjaga. Pada 2025 ini, PDRB Sulsel diprakirakan tumbuh dibanding tahun sebelumnya dalam rentang 4,9 persen hingga 5,7 persen.
Sementara inflasi pada tahun ini juga diprakirakan terjaga dalam rentang sasaran inlfasi 2,5 persen ditambah 1 persen.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar