AK-Manufaktur Bantaeng Dorong Hilirisasi Kentang di Desa Ulu Ere Lewat Program PKM 2025

AK-Manufaktur Bantaeng Dorong Hilirisasi Kentang di Desa Ulu Ere Lewat Program PKM 2025

SULSELSATU.com, BANTAENG – Akademi Komunitas Industri Manufaktur (AK-Manufaktur) Bantaeng kembali melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) 2025 dengan menyasar Kelompok Tani P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya) di Desa Bonto Lojong, Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng. Kegiatan berlangsung pada Jumat, (14/11/2025).

Program ini berfokus pada peningkatan nilai tambah komoditas kentang melalui pelatihan pengolahan pangan, penggunaan teknologi tepat guna, serta penguatan keterampilan kewirausahaan bagi petani.

Ketua Tim PKM AK-Manufaktur Bantaeng, Dr. Ir. Arminas, mengatakan minimnya teknologi sederhana, keterampilan pengolahan, dan akses pelatihan menjadi kendala utama petani dalam melakukan hilirisasi produk.

“Padahal potensi kentang sangat besar karena fleksibel dan mudah diterima pasar dalam berbagai bentuk produk makanan,” ujarnya.

Arminas menambahkan, pelatihan ini dirancang untuk membantu petani menciptakan produk baru berbasis kentang, memanfaatkan alat sederhana, serta menerapkan strategi pemasaran yang efektif.

Peserta juga dibimbing untuk membangun pola pikir wirausaha agar mampu mengembangkan usaha olahan pangan secara berkelanjutan.

Materi yang diberikan meliputi pelatihan pengolahan kentang, pendampingan pembuatan kemasan, pengenalan teknologi tepat guna, hingga workshop kewirausahaan.

Ketua Kelompok Tani P4S, Jamaluddin, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyebut program ini menjadi langkah awal transformasi sektor pertanian dari hulu ke hilir di Desa Ulu Ere, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga petani.

“Kami berharap kegiatan seperti ini berlanjut agar petani makin siap menghadapi pasar dan bisa meningkatkan pendapatan,” ujarnya.

Program PKM 2025 AK-Manufaktur Bantaeng menjadi bagian dari komitmen perguruan tinggi vokasi dalam memperkuat daya saing produk pangan lokal di pasar modern.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Baca Juga