Operasi Zebra Pallawa 2025 Hari Kedua, Satlantas Polres Bantaeng Perkuat Penegakan Tilang ETLE

SULSELSATU.com, BANTAENG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bantaeng menggelar Operasi Zebra Pallawa 2025 hari kedua disejumlah titik yang ada di Kabupaten Bantaeng, Selasa 18 November 2025.
Titik pertama dilaksanakan di SMP 1 dengan melakukan giat preemtif dengan melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada pelajar untuk tidak membawa kendaraan ke sekolah.
Kegiatan selanjutnya dengan memasang spanduk imbauan tertib berlalu lintas dan melaksanakan manajemen media.
Titik kedua atau giat preventif dilaksanakan di Jalan Raya Lanto dan Jalan Ratulangi. Pada titik kedua ini, personil Ops Patuh melaksanakan Gatur dan menegur para pengendara yang tidak tertib Berlalu Lintas.
Titik ketiga atau giat represif di Jalan Ratulangi. Pada titik ini, personel melakukan penindakan berupa Tilang ETLE Mobile Handheld dengan pola penindakan 95 % ETLE dan 5 % Tilang Konvensional bagi pengendara yang melakukan pelanggaran menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara ranmor dibawah umur, pengendara motor berboncengan lebih dari 1 orang, tidak menggunakan helm SNI dan safety belt, berkendara dalam pengaruh alkohol, pengendara yang melawan arus, berkendara melebihi batas kecepatan, kendaraan yang tidak memasang TNKB/Nomor tidak sesuai STNK dan balap liar.
Kasat Lantas Polres Bantaeng, IPTU Andi Muh Takbir Akbar mengatakan, dalam razia tersebut sejumlah pengendara motor dan mobil terjaring razia karena tidak mematahui aturan berlalulintas.
“Ada yang tilang teguran ada pula yang kena tilang ETLE. Untuk tilang ETLE roda 2 ada 8 unit dan roda 4 1 unit,” ujar IPTU Andi Takbir.
Andi Takbir mengaku bahwa selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
Kasat Lantas mengatakan, operasi dalam rangka menciptakan budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kabupaten Bantaeng. “Operasi menekan pelanggaran dan lebih meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” tuturnya.
Ia berharap masyarakat dapat berkendara dengan baik serta mematuhi aturan rambu lalu lintas saat berkendara. “Harapannya ke depan semoga masyarakat semakin sadar akan tertibnya berlalu lintas karena tertibnya berlalu lintas merupakan cerminan budaya bangsa,” pungkasnya. (*)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News