2 Legislator PDIP Makassar “Naik Kelas” Jadi Pengurus Provinsi Dampingi ARW

2 Legislator PDIP Makassar “Naik Kelas” Jadi Pengurus Provinsi Dampingi ARW

SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD PDI Perjuangan Sulsel telah merampungkan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) yang dihadiri Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama sejumlah pengurus DPP. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Claro Makassar pada Senin, 24 November.

Dalam Konferda ini, Andi Ridwan Wittiri (ARW) kembali terpilih sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sulsel untuk periode ketiga.

Menariknya, terdapat dua anggota DPRD Makassar yang mendampingi ARW dalam kepengurusan, yakni Mesakh Raymond Rantepadang sebagai Sekretaris DPD dan Andi Tenri Uji Idris sebagai Wakil Bendahara.

Untuk diketahui, sebelum naik kelas ke struktur provinsi, Mesakh menjabat sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Makassar. Sementara Andi Tenri Uji merupakan Ketua BMI Makassar sekaligus Wakil Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Makassar.

Dalam sambutannya, ARW menegaskan bahwa Konferda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang strategis untuk memperkuat ideologi dan meneguhkan komitmen partai kepada rakyat.

“Konferensi ini adalah momentum yang sangat penting. Kita berkumpul bukan hanya untuk menjalankan agenda organisasi, tetapi untuk mempertebal ideologi, memperkuat kesolidan, dan menguatkan arah perjuangan partai,” kata ARW.

Ia menekankan pentingnya melahirkan kepemimpinan yang solid serta strategi partai yang terukur, sambil mengingatkan bahwa PDI Perjuangan bukanlah partai pragmatis melainkan partai ideologis yang berpegang teguh pada Pancasila.

“Kita perlu meneguhkan kepemimpinan untuk menjaga marwah partai: bekerja dengan hati, disiplin dalam organisasi, teguh dalam ideologi, dan konsisten membela kepentingan rakyat,” tegasnya.

ARW juga menyoroti pentingnya soliditas internal sebagai fondasi utama kekuatan partai. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada ego sektoral di tubuh PDI Perjuangan Sulsel.

“Soliditas antara struktur partai, legislatif partai, dan eksekutif partai adalah harga mati. Tidak boleh ada sekat. Kita adalah satu barisan perjuangan dengan satu tekad: bekerja untuk rakyat,” ujarnya.

Berikut susunan kepengurusan DPD PDI Perjuangan Sulsel Periode 2025-2030:

Ketua: Ridwan A. Wittiri
Sekretaris: Mesakh Raymond Rantepadang
Bendahara: Risfayanti Muin
Wasek Internal: Husain Djunaid
Wasek Program: Veronika
Wakil Bendahara: Andi Tenri Uji Idris
Wakabid Kehormatan Partai: A. Ansyari Mangkona
Wakabid Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif: Moh. Ramdhan Pomanto
Wakabid Kaderisasi dan Ideologi: Rudy P. Goni
Wakabid Organisasi dan Keanggotaan: Alimuddin
Wakabid Sumber Daya: Taufiquddin Ande

Bidang Pemerintahan:
Wakabid Politik: A. Yakin Padjalangi
Wakabid Otonomi Daerah: A. Putra Batara Lantara
Wakabid Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi: Muh. Iqbal Arifin
Wakabid Reformasi Sistem Hukum: Mangata Tuding Allo
Wakabid Perekonomian: Herman Opi Sanda
Wakabid Pendidikan dan Kebudayaan: Mottiara
Wakabid Penanggulangan Bencana, Kesehatan dan Anak: Sriyanti Pailang
Wakabid Industri dan UMKM: A. Wilda Pabokori
Wakabid Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial: Hermina Dona
Wakabid Pariwisata dan Pemuda: Fadli Ananda
Wakabid Keagamaan: Anzar Zaenal Bate
Wakabid Ekonomi Kreatif dan Digital: Erika Tanzil
Wakabid Pertanian: Rahmat Muhayyang
Wakabid Hukum dan Advokasi: A. Walinga

Badan Partai:
Kepala BP Pemilu: Raisuljaiz
Kepala BSPN: Slamet Riyadi
Kepala Diklat: A. Putri Ivo
Kepala Pemberdayaan Ekraf: Yusrisfakat
Kepala Badan Kebudayaan Nasional: I Made Merada
Kepala BAGUNA: Nikolaus Beny
Kepala Badan Pendampingan Hukum: Nur Alim Qalby

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga