SULSELSATU.com, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar mencatat pertumbuhan positif jumlah investor di Sulsel. Terbukti dari jumlah Single Investor Identification (SID) yang tumbuh 21,35 persen.
Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin mengatakan, tingkat inklusi masyarakat terhadap produk pasar modal mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan.
Baca Juga : OJK Siapkan Delapan Rencana Aksi Percepat Reformasi Pasar Modal Indonesia
“Tercermin dari jumlah SID di Sulsel yang tumbuh sebesar 21,35 persen dibanding tahun lalu. Total hingga September 2025 menjadi 460.914 SID,” ujarnya.
Total SID di Sulsel masih didominasi oleh portofolio reksa dana dengan jumlah mencapai 438,722. Jumlah ini naik 20,54 persen dibanding tahun sebelumnya (yoy).
Sementara itu, saham memiliki total 155,332 SID. Memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 31,98 persen dari jumlah tahun lalu 128,450 SID.
Baca Juga : OJK Sulselbar Dorong Pemuda Jadi Agen Penggerak Literasi Keuangan
“Selanjutnya, SBN juga mengalami pertumbuhan meskipun rendah. SBN tumbuh 15,70 persen menjadi 19,748 SID,” katanya.
Sementara itu, hingga Agustus 2025, transaksi saham mencapai 18,48 triliun. Lebih tinggi dibanding Agustus 2024 yang sebesar Rp13,05 triliun.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar