Logo Sulselsatu

Rektor Unismuh Makassar Resmi Lepas Emergency Medical Team ke Lokasi Banjir dan Longsor Aceh Tamiang

Asrul
Asrul

Minggu, 21 Desember 2025 20:43

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Banjir bandang dan longsor yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Aceh Tamiang sejak akhir November 2025 telah mengubah wajah kawasan itu bak “kota mati”, dengan desa-desa luluh lantak, jalur transportasi terputus, dan ribuan warga terpaksa mengungsi.

Bencana hidrometeorologi ini tidak hanya merendam permukiman dan merusak infrastruktur, tetapi juga memutus akses layanan kesehatan dan memicu lonjakan kebutuhan penanganan medis di tengah ancaman penyakit pascabanjir.

Merespons kondisi tersebut, Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, secara resmi melepas Emergency Medical Team (EMT) Unismuh Makassar untuk bertugas di Aceh Tamiang selama 21–30 Desember 2025. Pelepasan dilakukan di Ruang Rektor Lantai 17 Gedung Iqra Unismuh Makassar, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga : Ratusan Mahasiswa Unismuh Makassar Diterjunkan dalam Program Mubaligh Hijrah Ramadan

Kegiatan pelepasan turut dihadiri Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh Makassar, Prof. Suryani As’ad, serta jajaran pimpinan fakultas.

Dosen FKIK Unismuh Makassar, dr. Muh. Ihsan Kitta, Sp.OT, yang bertindak sebagai Ketua Tim, menjelaskan bahwa tim medis yang diberangkatkan berjumlah 10 orang, terdiri atas 2 dokter spesialis, 1 dokter umum, 3 perawat, 1 bidan, 1 tenaga kefarmasian, serta 2 mahasiswa profesi dokter (koas).

“Tim merupakan gabungan dari dosen prodi dalam lingkup FKIK dan juga tenaga kesehatan dari RS PKU Muhammadiyah Unismuh Malassar. Respon ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Bencana Banjir dan Longsor Sumatera Batch II yang diprogramkan oleh Kemendiktisaintek,” ujar dr. Ihsan.

Baca Juga : Kader Muhammadiyah Sulsel Terpilih Jadi Ketua Umum PP IPM di Muktamar Makassar

Selain tenaga medis, EMT Unismuh Makassar juga membawa bantuan logistik kesehatan berupa 200 kilogram obat-obatan dan alat kesehatan dengan nilai kurang lebih Rp40 juta.

Tim juga menyalurkan 300 set hygiene kit untuk mendukung kebutuhan kebersihan dan pencegahan penyakit di lokasi pengungsian.

Melalui pengiriman tim ini, Unismuh Makassar menegaskan komitmennya dalam respon kemanusiaan dan pengabdian berbasis keilmuan, khususnya dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional10 Februari 2026 17:07
RUPSLB SPJM Tetapkan Jajaran Komisaris Baru, Hermanto Jadi Komisari Utama
Pemegang saham PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, D...
Makassar10 Februari 2026 16:28
Akademisi Nilai Wacana Pilkada Lewat DPRD Berisiko Gerus Legitimasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui DPRD ke...
Bisnis10 Februari 2026 15:32
Indosat Awali 2026 dengan Kinerja Solid dan Pertumbuhan Berkelanjutan
PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat) mengawali 2026 dengan kinerja positif, ditopang fondasi keuangan yang kuat pada kuartal IV 2025....
Makassar10 Februari 2026 15:20
Kalla People Fest 2026 Angkat Nilai Integritas dan Kepemimpinan
Kalla People Fest 2026 sukses digelar di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla, Kamis (6/2/2026). Ajang tahunan ini menjadi bentuk apresiasi KALLA kepada insa...