Logo Sulselsatu

Progres HPAL Terus Menguat, Direktur MIND ID Apresiasi Pengelolaan Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 04 Januari 2026 15:29

Direktur Strategi Hilirisasi dan Mineral MIND ID Tedy Badrujaman saat kunjungan ke IGP Pomalaa. Foto: Istimewa.
Direktur Strategi Hilirisasi dan Mineral MIND ID Tedy Badrujaman saat kunjungan ke IGP Pomalaa. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com — Komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam menjaga keberlanjutan pengembangan proyek hilirisasi nikel di Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa ditunjukkan melalui penerapan tata kelola yang disiplin, terukur, dan berorientasi jangka panjang.

Dalam kunjungan langsung ke kawasan Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Direktur Strategi Hilirisasi dan Mineral Mining Industry Indonesia (MIND ID) mengapresiasi kemajuan nyata pembangunan fasilitas hilirisasi PT Vale.

Baca Juga : PT Vale Bersama BPBD dan Mitra Perkuat Edukasi Tanggap Bencana Bagi Siswa SD di Morowali

Sekaligus, pendekatan kehati-hatian yang dilakukan PT Vale dalam mengelola proyek strategis nasional agar tetap selaras dengan prinsip keselamatan, perlindungan lingkungan, dan kesinambungan investasi.

Kunjungan tersebut dilakukan dengan meninjau Port Kolaka Nickel Indonesia (KNI) dan area pembangunan pabrik High Pressure Acid Leach (HPAL) di Pomalaa.

Hingga saat ini, sejumlah fasilitas utama dan infrastruktur pendukung telah berdiri dan terpasang, termasuk struktur awal proses, utilitas pendukung, serta sistem logistik yang terintegrasi dengan pelabuhan.

Baca Juga : Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices Lewat UKW

Capaian ini mencerminkan kesiapan teknis proyek untuk melanjutkan tahapan pengembangan berikutnya secara bertanggung jawab.

Direktur Strategi Hilirisasi dan Mineral MIND ID Tedy Badrujaman menyampaikan, apresiasi atas percepatan pembangunan fasilitas HPAL PT Vale yang dinilainya menunjukkan kemajuan signifikan dalam waktu relatif singkat.

“Saya cukup surprise melihat perkembangan pembangunan pabrik HPAL ini. Beberapa bulan lalu belum terlihat signifikan, sekarang sudah berdiri beberapa peralatan. Dalam waktu kurang dari setahun, progresnya sudah mendekati setengah,” ujar Tedy.

Baca Juga : PT Vale Dukung Praktik Pertambangan Berkelanjutan di Pomalaa, Terbuka terhadap Masukan

Menurutnya, proyek HPAL PT Vale di Pomalaa memiliki arti strategis bagi Indonesia, khususnya dalam mengoptimalkan pemanfaatan bijih nikel limonite yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Dari sisi kesiapan peralatan dan kualitas kemitraan yang dibangun, proyek ini dinilai menunjukkan perencanaan yang matang dan terstruktur.

PT Vale memiliki cadangan nikel yang sangat besar, terutama limonite. Dari sisi peralatan dan mitra, saya melihat persiapannya sangat baik. Saya optimistis proyek ini dapat diselesaikan sesuai target,” tambahnya.

Baca Juga : Update Proyek dan Hilirisasi dalam RDP DPR KomisI XII, PT Vale Indonesia Jelaskan Kepatuhan dan Kepastian Operasional

Selain meninjau progres fisik proyek, Tedy juga mengapresiasi konsistensi PT Vale dalam menerapkan praktik pertambangan yang baik (good mining practices) serta disiplin kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Pendekatan kehati-hatian yang diterapkan Perseroan termasuk pengelolaan aktivitas secara terukur dalam fase administratif dinilai sebagai cerminan tata kelola yang kuat dan bertanggung jawab.

PT Vale dikenal konsisten menerapkan praktik pertambangan yang baik. Kepatuhan terhadap aturan, termasuk penghentian sementara kegiatan saat perizinan belum lengkap, merupakan bentuk tanggung jawab yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Baca Juga : PT Vale Turut Peringati Hari Dharma Samudera di Morowali

Proyek hilirisasi di IGP Pomalaa merupakan investasi strategis jangka panjang yang dirancang untuk menciptakan nilai tambah nasional, memperkuat rantai pasok industri berbasis nikel, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tingkat regional dan nasional.

Seluruh tahapan pengembangan proyek dijalankan selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta standar keselamatan dan tata kelola yang berlaku secara internasional.

Ke depan, PT Vale akan terus menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan proyek, kepatuhan administratif, dan disiplin manajemen risiko, sebagai bagian dari komitmen PT Vale dalam membangun industri nikel Indonesia yang berdaya saing global dan berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional10 Februari 2026 17:07
RUPSLB SPJM Tetapkan Jajaran Komisaris Baru, Hermanto Jadi Komisari Utama
Pemegang saham PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, D...
Makassar10 Februari 2026 16:28
Akademisi Nilai Wacana Pilkada Lewat DPRD Berisiko Gerus Legitimasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui DPRD ke...
Bisnis10 Februari 2026 15:32
Indosat Awali 2026 dengan Kinerja Solid dan Pertumbuhan Berkelanjutan
PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat) mengawali 2026 dengan kinerja positif, ditopang fondasi keuangan yang kuat pada kuartal IV 2025....
Makassar10 Februari 2026 15:20
Kalla People Fest 2026 Angkat Nilai Integritas dan Kepemimpinan
Kalla People Fest 2026 sukses digelar di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla, Kamis (6/2/2026). Ajang tahunan ini menjadi bentuk apresiasi KALLA kepada insa...