Prajurit Atlet Berprestasi, TNI Bentuk Batalyon Olahraga

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengungkapkan rencana pembentukan batalyon olahraga di lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Satuan khusus tersebut akan berada di bawah Pusat Jasmani dan Peraturan Militer Dasar (Pusjaspermildas) TNI dan difokuskan untuk pembinaan prajurit berprestasi di bidang olahraga.
Rencana itu disampaikan Agus menyusul keberhasilan sejumlah prajurit TNI yang juga berstatus atlet dalam menyumbangkan banyak medali bagi Indonesia pada ajang SEA Games Thailand 2025.
Agus menjelaskan, batalyon olahraga tersebut akan menjadi wadah pembinaan bagi prajurit yang direkrut melalui jalur atlet maupun prajurit yang memiliki potensi untuk diproyeksikan mengikuti berbagai kejuaraan olahraga, baik di tingkat regional maupun internasional.
“Kebijakan dari Mabes TNI, kita merekrut secara khusus. Saya sudah merekrut dari sipil yang memiliki kemampuan olahraga untuk dijadikan militer. Ke depan, kita akan membentuk batalyon olahraga di bawah Pusjaspermildas,” ujar Agus, Jumat (9/1/2026).
Ia menyebutkan, Mabes TNI saat ini telah merekrut sejumlah atlet dari berbagai cabang olahraga. Beberapa di antaranya merupakan atlet bola voli yang telah bermain di kompetisi Proliga, serta atlet sepak bola yang tergabung dalam klub Liga 1 dan Liga 2.
“Orang-orang ini nantinya menjadi cikal bakal yang akan ikut berlaga di SEA Games, serta ajang olahraga lainnya seperti Olimpiade dan kompetisi internasional lain,” kata Agus.
Pada SEA Games Thailand 2025, prajurit TNI yang tergabung dalam kontingen Indonesia berhasil menyumbangkan 19 medali emas, 16 perak, dan 17 perunggu. Secara keseluruhan, Kontingen Garuda mengakhiri ajang tersebut dengan raihan 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi tersebut, Mabes TNI memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada para prajurit atlet.
Salah satu penghargaan tertinggi diberikan kepada lifter Indonesia, Rizki Juniansyah, yang meraih medali emas sekaligus memecahkan dua rekor dunia pada angkatan clean and jerk 205 kilogram dan total angkatan 365 kilogram.
Rizki yang sebelumnya berpangkat letnan dua mendapatkan kenaikan dua tingkat pangkat sekaligus menjadi kapten.
Agus menyatakan, pemberian kenaikan pangkat dua tingkat tersebut merupakan yang pertama kali ia berikan selama menjabat sebagai Panglima TNI.
“Selama saya menjabat, ini baru pertama kali, karena ini juga bagian dari unit baru. TNI sedang mengembangkan berbagai unit baru, termasuk olahraga, menyesuaikan dengan dinamika dan perubahan lingkungan strategis global yang terus berkembang,” pungkasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News