Bertema Double One dan Double Impact, SMP Telkom Makassar Maknai Usia 11 Tahun Jadi Gerakan

Bertema Double One dan Double Impact, SMP Telkom Makassar Maknai Usia 11 Tahun Jadi Gerakan

SULSELSATU.com, MAKASSAR – SMP Telkom Makassar memaknai angka 11 sebagai sebuah gerakan. Mengusung tema Double One, Double Impact, perayaan HUT ke-11 SMP Telkom Makassar bukan dirancang sebagai acara seremonial.

SMP Telkom Makassar memaknai perayaan 11 tahun sebagai pesan besar. Satu usia, dua kekuatan dan satu perayaan, dampak yang berlipat.

Tema ini dipilih bukan untuk terdengar keren semata, tetapi untuk menggambarkan perjalanan sekolah yang terus bergerak, menggabungkan teknologi dan karakter, prestasi dan kepedulian serta inovasi dan nilai.

Perayaan dimulai pada 22 Januari 2026 dengan doa bersama dan syukuran sederhana. Di momen ini, tema Double One, Double Impact langsung terasa.

Pemotongan tumpeng oleh Kepala Sekolah yang diserahkan kepada guru termuda, Ahmad Rivaldy Suhendar sebagai guru PJOK dan potongan kue kepada guru tertua, Nurwahidah sebagai guru IPS.

Kedua guru ini menjadi visual kuat dari “double” itu sendiri yaitu muda dan senior, energi dan pengalaman, masa depan dan fondasi. Pembacaan doa oleh Irsan Karatahe selaku guru BK menegaskan bahwa dampak yang ingin dihadirkan bukan hanya terlihat, tetapi juga bernilai.

Makna impact kemudian diterjemahkan ke dalam aksi. Lomba-lomba antar siswa kelas 7-9o menjadi panggung ekspresi dan kolaborasi.

Sorak sorai, kreativitas dan sportivitas memenuhi sekolah, menunjukkan bahwa sekolah digital bukan hanya tentang layar, tetapi tentang interaksi nyata yang membangun karakter dan prestasi.

Dampak itu semakin terasa saat hampir 900 siswa bersama 55 guru dan tenaga kependidikan bergerak dalam Aksi Bersih dan Peduli Lingkungan Sekolah. Ini bukan kegiatan simbolis, melainkan pernyataan bahwa sekolah dengan visi digital tetap berpijak pada kepedulian terhadap ruang nyata.

Tema Double One, Double Impact kembali hidup melalui rangkaian kegiatan berbagi. Kunjungan ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) dan panti asuhan, aksi Berbagi On The Road hingga sedekah dan donasi ke rumah ibadah menunjukkan bahwa satu sekolah dapat menghadirkan dampak ganda, mendidik siswa dan menebar manfaat bagi sekitar.

Dimensi reflektif dari tema ini hadir dalam talkshow inspiratif bersama Amin Hamdat dengan topik “Gaul Boleh, Asal Jangan Kebablasan”. Sekolah tidak hanya berbicara tentang prestasi, tetapi juga tentang batas, pilihan dan tanggung jawab generasi digital.

Kekuatan tema semakin lengkap lewat Kumpul Alumni: “11 Tahun, Satu Cerita”. Disini, perjalanan sebelas tahun tidak hanya diceritakan oleh sekolah, tetapi oleh mereka yang pernah menjadi bagiannya. Cerita masa lalu bertemu mimpi masa depan merupakan impact yang berlanjut lintas generasi.

Rangkaian HUT juga diperkuat dengan donasi buku dan gerakan literasi, pameran dan kreasi karya siswa serta kampanye digital positif melalui OSIS dan MPK.

Semua ini menjadi bukti bahwa tema Double One, Double Impact bukan jargon, tetapi benang merah yang mengikat seluruh kegiatan.

Sebelas kegiatan. Sebelas tahun. Satu pesan yang sama, berdampak lebih besar. Di usia ke-11 ini, SMP Telkom Makassar menegaskan dirinya sebagai sekolah yang berani memilih tema, berani menerjemahkannya ke aksi dan berani meninggalkan dampak.

Bagi SMP Telkom Makassar, Double One bukan sekadar usia dan Impact bukan sekadar kata, melainkan cara sekolah ini tumbuh dan melangkah.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Berita Terkait
Baca Juga